Articles on Pencemaran
Displaying all articles
Mikroplastik ditemukan pada darah ibu hamil dan plasenta. Sumber paparannya bersifat kumulatif, tetapi sebagian besar diduga berasal dari makanan dan minuman.
Riset terbaru menemukan bahwa sampel garam dapur dari 45 merek di Indonesia, semuanya terbukti mengandung mikroplastik.
Kasus hiu paus terdampar di Indonesia meningkat, terutama di selatan Jawa, dipengaruhi upwelling dan aktivitas manusia di pesisir.
Industri fesyen menyumbang emisi karbon dan pencemaran besar. Serat dan pewarna alami (ecoprint) bisa jadi solusi tekstil berkelanjutan di Indonesia.
Timbal adalah racun pembunuh senyap. Indonesia harus segera menghapus dan membatasi penggunaan timbal dalam produk sehari-hari sebelum krisis kesehatan senyap ini meruak generasi bangsa.
Hasil riset menunjukkan bahwa pemensiunan PLTU batubara yang selalu dinarasikan akan jadi beban fiskal justru menyelamatkan perekonomian nasional.
CC BY41.7 MB (download)
Selama ini, kita mungkin mengira air hujan selalu menyegarkan. Namun, riset terbaru dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) menggugurkan asumsi itu. Berdasarkan studi yang dilakukan di berbagai titik…
Istilah atmosfer dan biosfer sudah lama kita kenal. Kini, ekosistem baru bernama plastifer mulai terbentuk akibat sampah plastik dan berisiko menjadi bom waktu di masa depan.
Jumlah konflik terus naik, dan tak semua kerusakannya langsung terjadi. Perang meninggalkan kerusakan lingkungan jangka panjang.
Paper and bamboo straws contain ‘forever chemicals’ – maybe threatening the health of people and wildlife.
Keamanan air minum dalam kemasan adalah tanggung jawab bersama semua aktor: pemerintah sebagai pembuat dan pengawas kebijakan, produsen air minum dalam kemasan, dan masyarakat sebagai konsumen.
Ada sekitar 16 juta m3 air limbah kelabu yang terlepas ke badan air setiap hari. Air sebanyak itu bisa memenuhi sekitar 2.600 kolam renang olimpiade.
Total biaya lingkungan di Indonesia pada 2010 mencapai Rp 915,11 triliun – setara dengan 13% dari PDB Indonesia pada tahun yang sama.
Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Kementerian Pertanian, Kementerian Kesehatan, dan pemerintah daerah, seharusnya dapat bersatu untuk mengatasi masalah dioksin pada makanan.
Memang tidak ada cara tunggal yang ampuh untuk menyelesaikan secara menyeluruh masalah sampah plastik ini. Karenanya, dibutuhkan peran aktif banyak pihak.
Air sungai Cikapundung telah tercemar dengan sumber polutan tidak hanya dari industri, tapi juga dari rumah tangga.
Untuk menghentikan pencemaran laut dari sampah plastik oleh Indonesia, manajemen sampah di daratan perlu diubah.















