Articles on Psikologi
Displaying 81 - 100 of 147 articles
Musik dalam hal ini membantu menarik perhatian masyarakat untuk mengetahui isu COVID-19 sehingga pada akhirnya dapat membantu mencegah penularan.
Penelitian telah menunjukkan bahwa beberapa orang menyentuh wajah mereka hingga 23 kali dalam satu jam. Berikut beberapa cara untuk berhenti dari kebiasaan tersebut.
Sebuah kajian terhadapi bukti-bukti yang ada menemukan bahwa duduk atau berjalan di alam selama 10 hingga 20 menit dapat bermanfaat bagi kesehatan mental siswa.
Keterampilan literasi media adalah salah satu upaya melindungi anak dari konten kekerasan di berbagai media.
Inilah temuan studi psikologi tentang urutan kelahiran.
Meme yang menampilkan lelucon yang kelam atau menyedihkan mungkin tampak mengkhawatirkan - tetapi penelitian kami menunjukkan bahwa meme ini mungkin membantu orang dengan masalah kejiwaan.
Kekuasaan berkaitan erat dengan egoisme.
Pahlawan super bisa saja berubah dan terbang menembus dinding, tapi karakteristik supernatural mereka berbeda dari karakteristik makhluk-makhluk spiritual yang membuat orang-orang taat beragama.
Pencarian makna dalam kerja merupakan sesuatu yang tidak terhindarkan bagi karyawan yang mencari kepuasan kerja. Namun, definisi makna tersebut berbeda bagi tiap orang.
Dukungan dari pasangan dapat menjadi bumerang.
Perlu ada perhatian lebih diperlukan pada sejarah kesepian yang kompleks.
Usaha menangkal radikalisme memerlukan penanganan dari sisi psikologis dan bukan ideologis.
Ada Joker di dalam diri setiap orang.
Banyak anak muda tanpa bantuan profesional kesehatan mental tak ragu menyatakan bahwa mereka mengalami gangguan menta.. Padahal self diagnosis berbahaya baik secara fisik maupun psikis.
Akademisi mengatakan pendisiplinan semi-militer dan standardisasi adalah penyebab masih maraknya praktek perpeloncoan. Harus ada perubahan fokus pendidikan menjadi pembangunan aspek kemanusiaan.
Bagaimana sebuah tokoh yang sering tampil dalam acara ulang tahun anak-anak bisa menjadi simbol sesuatu yang demikian jahat?
Apa yang sebenarnya mendorong individu untuk bergabung dalam sebuah tindakan kolektif seperti aksi unjuk rasa?
Penelitian dilakukan pada 194 responden di wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi pada Oktober hingga Desember 2017.
Tidak ada yang bisa disalahkan selain diri sendiri ketika mabuk, penelitian membuktikannya.
Ada desas-desus di sekitar konsep keberlanjutan, tetapi konsumen masih berjuang untuk mengembangkan kebiasaan baru. Inilah cara mengubahnya.



















