Articles on Digital
Displaying 1 - 20 of 55 articles
CC BY54.5 MB (download)
RUU Penyiaran dinilai mencampuradukkan logika penyiaran dan digital, berpotensi memicu tumpang tindih aturan, sensor, serta membatasi kebebasan berekspresi.
Mulai bermunculan kasus penyalahgunaan Generative AI. Indonesia bisa meraih keuntungan dari teknologi ini tapi harus tetap memitigasi potensi ancamannya.
Kepercayaan bukan cuma dibangun dari logika dan akurasi. Manusia membutuhkan nuansa, ekspresi wajah, keengganan, dan kontak mata. AI tidak memiliki itu.
Komunitas penyintas ‘judi online’ saling mendukung satu sama lain melalui berbagi cerita trauma dan mendoakan.
Detoks dopamin yang dielu-elukan di media sosial bukanlah solusi ideal untuk meningkatkan kesehatan mental.
Marketing seharusnya menjadi jembatan antara kebutuhan konsumen dan solusi yang ditawarkan oleh perusahaan.
ASEAN sedang menggagas integrasi ekonomi digital kawasan. Apakah ini peluang atau bencana bagi Indonesia?
Pada akhirnya, bukan teknologi yang salah, tetapi bagaimana manusia menggunakannya yang menentukan apakah ia akan menjadi berkah atau bencana.
Polemik THR bagi pengemudi ojol terus berulang tanpa solusi jelas, bukti negara abai mengatur hubungan kerja yang timpang.
Spotify Wrapped memanfaatkan personalisasi & gamifikasi untuk loyalitas pengguna
‘Influencer’ media sosial telah menjadi kekuatan penting dalam lanskap politik modern. Mengapa ini terjadi dan apa risikonya?
Ketika media digital mulai berkembang pada tahun 2010, sedikit orang yang percaya bahwa majalah dapat bertahan. Meskipun industri ini sudah tidak seperti dulu lagi, majalah masih tetap hidup. Mengapa?
Aktivitas cek fakta masih terpusat di media sosial, padahal misinformasi juga cepat menyebar melalui aplikasi perpesanan seperti Whatsapp. Notifikasi push yang dipersonalisasi dapat membantu.
Pusat data ‘kecil’ berkapasitas 1 MW membutuhkan energi setara dengan listrik untuk seribu rumah. Fasilitas ini juga membutuhkan 26 juta liter air setahun untuk mendinginkan mesin yang mudah panas.
Memperbaiki sekolah vokasi, sekaligus menutup celah kompetensi digital, bisa membantu pekerja muda untuk benar-benar meraup manfaat dari ekonomi maritim yang tengah berkembang.
Karyawan garis depan bisa saja memiliki solusi efektif untuk digitalisasi bisnis.
Coba bayangkan, akan tiba masa kita akan hidup dalam sebuah era yang sama sekali baru. Era dimana dunia virtual tampak lebih realistis, praktis, dan fantastis daripada yang terjadi di dunia nyata.
Di media sosial, korban dan penyintas kekerasan seksual menemukan penguatan emosional dan psikologis, dan cenderung dapat menghindari tekanan masyarakat.
Meme viral yang bergerak cepat dapat menciptakan hubungan singkat yang berisiko rendah namun lucu dan sehat, di platform media sosial yang buruk.
Teknologi pendeteksi wajah semakin populer di dengan meningkatnya jumlah perangkat dan mode canggih. Namun, fitur ini memiliki dampak sosial jangka panjang.



















