Articles on Pilkada 2024
Displaying all articles
Kinerja Pj Kepala Daerah tidak maksimal, fokus pada instruksi pusat, minim inovasi dan partisipasi publik. Dampaknya, pembangunan daerah berjalan autopilot.
KIM Plus yang dinahkodai Presiden Prabowo Subianto, atas dukungan Joko Widodo, memenangkan Pilkada 2024 di sejumlah wilayah besar. Ini indikasi menguatnya oligarki yang dapat mengancam demokrasi.
Banyak daerah yang hanya menawarkan pasangan calon tunggal dalam Pilkada 2024. Masyarakat tidak diberikan pilihan alternatif. Ini karena dominasi elite partai politik yang memegang kuasa pencalonan.
Dalam Pilkada, terdapat dua hal yang mempengaruhi ada tidaknya kebijakan Pemda yang berorientasi pada kualitas pendidikan, yaitu batasan terhadap kekuasaan kepala daerah, dan komitmen politik.
Konflik kepentingan menyulitkan isu mineral kritis masuk dalam kampanye Pilkada. Isu iklim lebih potensial.
CC BY62.1 MB (download)
Pemilihan Kepada Daerah (Pilkada) 2024 menyajikan fenomena menarik, yakni persaingan antara calon tunggal melawan “kotak kosong”. Kondisi politik yang rumit akibat bergabungnya partai-partai besar membuat…
Kekuasaan eksekutif dan legislatif telah berkomplot mengacak-acak konstitusi demi mengakomodasi kepentingan segelintir pihak yang tak mau kekuasaannya hilang.
Politik lokal adalah pesta lanjutan yang akan dirayakan publik pada November 2024. Penyeragaman konfigurasi koalisi pusat daerah berpotensi terjadi dan ini adalah alerta bagi demokrasi lokal
PDI-Perjuangan khawatir dugaan kecurangan yang terjadi selama Pemilu 2024 akan terjadi lagi pada Pilkada tahun ini. Seberapa besar kemungkinan hal itu terjadi?








