Articles on pendanaan iklim
Displaying all articles
Kegagalan senilai $20 miliar dolar AS dalam upaya penanggulangan perubahan iklim: rencana unggulan untuk menghentikan penggunaan batu bara di Indonesia belum berhasil menutup satu pun pembangkit listrik.
Indonesia menghadapi kesenjangan besar dalam pendanaan untuk menghadapi krisis iklim. Sementara itu, bantuan dana iklim global yang sudah tersedia pun belum benar-benar mengalir sampai ke tapak.
COP 30 seakan mencerminkan bahwa dunia terlalu banyak menghabiskan waktu untuk berdiplomasi. Padahal, peluang untuk mencegah krisis tak terpulihkan akibat perubahan iklim semakin sempit.
Negara-negara kaya menghindari gagasan pemberian kompensasi iklim ke negara-negara miskin dalam perundingan PBB.
Risiko ‘greenwashing’ kerap menghantui produk keuangan hijau seperti ‘green bond’.
Jika dana “Loss and Damage” dapat dioperasionalkan, dalam hal apa saja pembiayaan tambahan tersebut dapat dimanfaatkan Indonesia? Berikut adalah beberapa saran.
Bergabungnya AS kembali ke Perjanjian Paris memberikan harapan adanya perubahan bagi penurunan emisi global dan upaya mengatasi dampak krisis iklim, termasuk Indonesia.
Pemerintah Indonesia telah mendistribusikan dana bagi pengembangan desa. Tahun 2019, uang tersebut bisa digunakan untuk program adaptasi dan mitigasi perubahan iklim.







