Articles on Kritik
Displaying all articles
Skor kebebasan akademis di Indonesia merosot dalam satu dekade terakhir. Apa kata para pakar?
Kritik digital menunjukkan kepedulian politik, tetapi belum tentu menghasilkan perubahan. Perlu nasionalisme solidaristik untuk mengubah kritik jadi kekuatan kolektif.
Pembangunan massal proyek Koperasi Desa (kopdes) Merah Putih menuai respons publik di media sosial. Ini dapat dibaca sebagai bentuk pengawasan dan perlawanan warga terhadap kebijakan pemerintah.
Label politik telah menggeser perdebatan dari substansi ke identitas. ‘Influencer’ dan ‘buzzer’ mencari muka ke para elite. Akibatnya, kualitas demokrasi melemah.
Negara kerap lakukan ‘blame avoidance’ untuk mendiskreditkan pengkritik. Ini dapat berujung pada ‘chilling effect’: rakyat enggan bersuara.
CC BY46.1 MB (download)
Di tengah ketidakjelasan kondisi ekonomi negara—seperti melemahnya rupiah terhadap dolar dan naiknya harga BBM—muncul respon bernada humor dan komedi lewat unggahan ataupun meme di media sosial. Kalimat-kalimat…
Ketika rakyat bicara dengan luka, pemerintah menjawab dengan candaan. Komunikasi tanpa empati ini perlahan meretakkan kepercayaan antara negara dan masyarakat.
Tindakan meredam kritik oleh negara justru berpotensi menjadi katalisator bagi resistensi yang lebih besar.
Apakah strategi komunikasi publik pada era Prabowo mengulang era Orde Baru? Atau hanya meneruskan era Jokowi?
Di episode SuarAkademia kali ini, kami ngobrol dengan Gilang Parahita, mahasiswa PhD di King's College London tentang evolusi kritik sosial dan penggambaran isu gender dalam film Indonesia.
Karya seni digital membantu gerakan seperti #ClimateStrikeOnline untuk berkembang di medsos. Tiga contoh ini bisa menjelaskan mengapa karya seni bisa membangun partisipasi politik di tengah pandemi.
Pernyataan Jokowi meminta kritik meragukan mengingat adanya ancaman pasal karet terhadap pengkritik.











