Articles on Kemiskinan
Displaying 21 - 40 of 87 articles
KUR dan UMi diharapkan dapat memberikan kontribusi yang lebih besar terhadap pertumbuhan ekonomi Papua karena membuka akses pembiayaan yang besar.
Presiden Prabowo Subianto bertekad meningkatkan perekonomian dan menghapus kemiskinan, namun program dan langkah yang ia tawarkan tampaknya salah arah dan tak mampu menjawab akar masalah.
Tata kelola sebuah negara jadi penentu miskin atau makmurnya sebuah negara
Layaknya hukum, diskriminasi perlakuan rezim perpajakan yang diterapkan pemerintah lebih ramah buat wajib pajak besar
Mayoritas masyarakat Indonesia takkan bisa menikmati hari tuanya dengan tenang dan nyaman.
Beberapa penelitian menemukan manfaat bekerja untuk lansia. Namun, bisakah pekerja lansia Indonesia merasakannya di tengah jerat kemiskinan dan nihilnya jaminan sosial?
Kinerja pemerintah sudah baik dalam menurunkan tingkat kemiskinan dan pengangguran, namun penurunan tersebut disebabkan oleh banyaknya subsidi oleh pemerintah seperti pemberian bantuan sosial.
Pemerintahan Jokowi tak menghasilkan kontribusi signifikan pada penurunan tingkat kemiskinan di Indonesia. Aspek kemiskininan multidimensi perlu menjadi perhatian pemerintahan berikutnya.
Benarkah akar masalah perkawinan anak adalah kemiskinan sehingga banyak terjadi di keluarga prasejahtera?
Riset menunjukkan masih banyak masyarakat hutan terjebak dalam kemiskinan kronis, hidup terisolasi dalam keadaan memprihatinkan, dan kurang mendapat perhatian pemerintah.
Riset menunjukkan pendidikan gratis yang ditawarkan SMKN Jateng efektif mengatasi kemiskinan.
Petani pegang peranan besar dalam menurunkan angka kemiskinan di wilayah pedesaan. Sayangnya, para pekerja sektor pertanian masih jauh dari sejahtera.
Wacana pemberian bansos seumur hidup bagi lansia oleh Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta perlu mempertimbangkan beberapa strategi agar distribusinya tepat sasaran dan benar bermanfaat.
Indonesia disebut hampir berhasil menghapus kemiskinan ekstrem, tapi standar garis kemiskinannya sudah ketinggalan zaman.
Satu dari dua lansia masih bekerja. Minimnya populasi lansia yang memiliki jamian pensiun dan jaminan hari tua membuat mereka bergelut dengan kemiskinan dan membanting tulang untuk menyambung nyawa.
Keterbatasan sumber daya dan pengalaman pendidikan orang tua miskin untuk memenuhi standar ala rumah tangga menengah ke atas kerap membuat mereka jadi kambing hitam atas masalah pendidikan anak.
Kemiskinan memang tidak pandang gender, tapi dampaknya tidak netral gender
Bencana alam menghancurkan sumber daya yang dimiliki masyarakat miskin dan semakin membuat mereka terjebak dalam kemiskinan. Bantuan sosial yang sudah ada bisa diperkuat untuk memutus rantai ini.
Dinobatkannya Yogyakarta sebagai “provinsi miskin tapi bahagia” menunjukkan adanya kekurangan dalam metode pengukuran indeks kemiskinan di Indonesia – dan metode pengentasan yang tak tepat sasaran.
Narasi bahwa pengangguran akibat pendidikan atau keahlian rendah semakin meminggirkan pelamar kerja miskin dan marginal. Di sisi lain, praktik-praktik buruk perusahaan justru terus dinormalisasi.


















