Articles on Kanker
Displaying 1 - 20 of 56 articles
Diperkirakan sekitar setengah dari populasi dunia terinfeksi H pylori.
Kebiasaan konsumsi pangan ultraproses (UPF) dikaitkan dengan peningkatan risiko kanker usus.
Penggunaan CT scan diduga bisa memicu kanker di kemudian hari. Gagasan ini menimbulkan pro dan kontra antarilmuwan.
Jawaban chatbot AI soal isu kesehatan bisa terdengar meyakinkan. Namun, riset terbaru menunjukkan jawabannya kerap menyesatkan.
Sering ejakulasi diduga memberikan banyak manfaat bagi laki-laki, termasuk mengurangi risiko kanker prostat. Seberapa sering kita harus melakukannya?
Tunjangan bagi dokter spesialis saja tidak bisa menangani ketimpangan distribusi tenaga ahli di pelosok daerah. Analisis ini memaparkan alasannya.
Orang dengan HIV berisiko tinggi terpapar berbagai jenis kanker. Untuk mencegahnya, ODHIV perlu lakukan deteksi dini hingga pola pengobatan yang tepat.
Nikel menopang energi terbarukan, tetapi pertambangannya berisiko membahayakan kesehatan masyarakat sekitar.
Mencegah kanker dan deteksi dini jauh lebih baik daripada mengobati kanker. Temukan alasannya dalam artikel ini.
Orang dengan kanker rentan menjadi sasaran mikroagresi verbal. Ketahui contoh dan cara mengurangi dampak buruknya di sini.
Mikroplastik ditemukan dalam produk teh celup di Indonesia. Apa yang harus kita lakukan agar terhindar dari bahayanya?
Kandungan asbes dalam bedak talk bisa menyebabkan kanker. Bagaimana ini terjadi?
Berbeda dengan kemoterapi maupun terapi radiasi, teknologi temuan KAIST diduga bisa sembuhkan kanker tanpa timbulkan efek samping.
Vasektomi punya tingkat keberhasilan 98% dalam mencegah kehamilan dan bisa menjadi alternatif untuk meminimalkan risiko kesehatan akibat penggunaan kontrasepsi pada perempuan.
Sebuah pendekatan diagnosis baru bisa bantu mendeteksi lebih dini keberadaan kanker ovarium.
Meskipun IARC menilai bahayanya, tugas JECFA adalah menilai risikonya dan membuat rekomendasi tentang asupan harian yang dapat diterima.
Optimalisasi peran keluarga untuk melaksanakan perawatan paliatif berbasis di rumah tidak dapat dicapai tanpa dukungan pemerintah.
Kanker orofaring kini telah menjadi lebih umum daripada kanker serviks di Amerika Serikat dan Inggris. Penyebabnya adalah oral seks.
Berjalan singkat yang dilakukan dengan sering sepanjang hari adalah kunci untuk membantu mencegah efek berbahaya dari gaya hidup yang tidak aktif.
Mendorong setiap orang untuk melakukan pemeriksaan kolonoskopi tentu saja bukan nasihat yang paling menyenangkan, tapi itu salah satu yang paling penting.

















