Articles on Penyakit jantung
Displaying all articles
Riset mengungkap bahwa kebiasaan pakai ‘earphone’ dan perangkat audio portabel sejenis bisa tingkatkan risiko pekak hingga depresi.
Nasihat ini tidak berarti pemanis buatan tidak aman atau harus dilarang. Tinjauan ilmiah WHO bukan tentang masalah kimia atau keamanan.
Berjalan singkat yang dilakukan dengan sering sepanjang hari adalah kunci untuk membantu mencegah efek berbahaya dari gaya hidup yang tidak aktif.
Berhenti merokok dan pola makan seimbang merupakan cara terkenal untuk menghindari risiko terkena penyakit jantung.
Berhenti merokok mengarah pada kesehatan keseluruhan yang lebih baik pada usia berapa pun, dan terutama kesehatan jantung.
Kita perlu menyadari bahwa genetik berperan dalam kebiasaan hidup yang akhirnya bisa mempengaruhi kesehatan, tapi bukan merupakan takdir.
Olahraga yang rutin minimal 30 menit, 3-4 kali seminggu. Perbanyak minum air putih agar dapat menahan lapar dan makan berlebihan ditambah dengan istirahat yang cukup 7-8 jam setiap hari.
Para laki-laki yang berolahraga sebelum sarapan membakar lemak sekitar dua kali lipat lebih banyak selama latihan daripada kelompok yang berolahraga setelah sarapan.
Kita tidak perlu lari cepat atau jauh untuk memperoleh manfaat signifikan.
DNA kita mungkin mirip dengan simpanse dan hewan lain, tetapi perbedaan lah yang bisa membantu kita membuka cara baru untuk memahami dan mengobati penyakit di masa depan.
Menurut penelitian baru, orang yang bekerja 10 jam sehari memiliki risiko terkena stroke 29% lebih tinggi. Jam kerja panjang juga memengaruhi hubungan pribadi, perilaku tidur, dan kesehatan mental.
Keluarga menjadi perlindungan informal bagi setiap individu ketika negara secara formal tidak dapat memberikan solusi dari masalah kesehatan yang dihadapi.
Menggunakan transportasi umum lebih baik bagi kesehatan, ketimbang naik mobil pribadi.
Dari donat hingga alpukat, apa yang kita makan berdampak terhadap kesehatan jantung.
Penyakit jantung lama dianggap penyakitnya laki-laki. Ketidaktahuan kita mengenai dampaknya pada perempuan menyebabkan hasil yang berbeda antara perempuan dan laki-laki yang mengalami hal yang sama.











