Articles on Islam
Displaying 61 - 80 of 101 articles
Pelatihan terus-menerus, penguasaan medan, dan dukungan masyarakat lokal menyebabkan kelompok militan bisa bertahan begitu lama di Sulawesi Tengah.
Ceramah-ceramah penuh kebencian dan hasutan kekerasan terus berulang karena nyaris tidak ada penegakan hukum yang berefek jera terhadap para pelaku. Kenapa demikian?
Bagaimana aktivis Muhammadiyah yang moderat bisa berubah radikal dan menjadi pendukung FPI.
Ada dua penjelasan alternatif mengapa sekularisme berkembang di Eropa: kemajuan ekonomi dan terciptanya rasa aman masyarakat.
Dengan membandingkan pengaturan yang sejenis di negara-negara lain, saya berpendapat bahwa argumen anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) di belakang rencana pembahasan RUU Larangan Minuman Beralkohol masih lemah
Perbedaan dalam struktur otoritas agama di daerah tertentu lebih berpengaruh pada sukses-gagalnya gerakan militan di Jawa ketimbang dibandingan dengan perbedaan politik atau ideologi.
Solidaritas sesama Muslim, hukum adat, dan pengalaman konflik dan bantuan asing dapat menjelaskan mengapa orang Aceh sangat terbuka pada orang yang kesulitan.
Ada kecenderungan dalam advokasi kebijakan yang menghambat kemajuan perempuan dan membatasi kebebasan perempuan dalam memilih.
Al-Quran menyatakan “kulit putih tidak lebih unggul dari kulit hitam, dan kulit hitam tidak lebih unggul dari kulit putih.”
Analisis Mietzner dan Muhtadi yang menghubungkan data intoleransi pengikut NU dengan perilaku elite tidak sepenuhnya benar. Data yang disajikan juga belum kuat untuk kepentingan advokasi toleransi.
Posisi Islam tentang kekerasan dalam rumah tangga diambil dari Al-Qur'an, sunnah nabi, dan fatwa.
Para pemimpin agama dan institusi agama harus melakukan upaya terbaik untuk menjadi bagian dari solusi menghentikan penyebaran virus.
Pada fenomena Lebaran dan mudik di tengah wabah, agama merupakan bagian dari masalah dan juga solusi.
Di tengah kekacauan penanganan COVID-19 di Indonesia, tokoh keagamaan memiliki peranan penting di dalam mengatasi penyebaran wabah.
Pendidikan di Indonesia mudah diakses perempuan, tapi kurikulum dan materi ajar masih diskriminatif.
Penelitian baru saya menyoroti kisah yang tidak banyak diketahui tentang peran perempuan dalam sejarah Muslim Inggris.
Di bawah pemerintahan Modi, “persaudaraan dan perdamaian” mensyaratkan minoritas agama untuk tahu diri.
Riset menemukan bahwa rumah tangga miskin lebih memprioritaskan pendidikan mahal untuk anak laki-laki, sementara anak perempuan dikirmkan ke madrasah yang murah. Kenapa?
Pakistan, Iran, dan Arab Saudi menghukum penista agama secara keras. Hukum semacam itu memiliki motif politik dan agama: hukum tersebut adalah alat untuk menghancurkan perbedaan pendapat
Di pesantren, kesetaraan gender masih dipahami sebagai nilai baru yang disuarakan oleh dunia Barat, bahkan dikhawatirkan dapat merusak tradisi yang telah mapan.



















