Articles on FoMo
Displaying all articles
CC BY70 MB (download)
Setelah sempat menyentuh rekor nilai tertinggi (all-time high/ATH) pada kisaran US$5.400 hingga $5.600 per troy ounce atau setara Rp3,2 juta per gram pada akhir 2025 hingga januari 2026, harga emas mengalami…
Tak semua olahraga cocok untuk tubuh kita. Kenali jenis olahraga yang sesuai dengan tipe tubuhmu.
Komodifikasi ‘hyrox’ dilakukan dengan memposisikan kebugaran sebagai produk konsumsi berorientasi performa dan estetika. Mempertontonkan tubuh menjadi simbol status baru di media sosial.
Merek yang menggabungkan efisiensi biaya dengan storytelling, komunitas, dan pengalaman relevan bagi konsumen muda berpeluang bertahan di tengah tekanan ekonomi.
Apakah kemeriahan Harbolnas dan perjalanan wisata yang mencapai puncaknya di akhir tahun ini bisa sama seperti tahun-tahun sebelumnya?
Tujuan utama teori psikologi positif, adalah untuk mendorong individu memahami situasi atau kondisi yang ada agar dapat wawas diri dalam mengelola keuangan.
Keputusan Prabowo pergi ke Beijing di tengah maraknya aksi demonstrasi di dalam negeri mencerminkan rasa ‘fear of missing out’ (FOMO) dalam diplomasi.
Banyak kawula muda yang rela mengorbankan tabungannya demi membeli barang non-esensial karena dorongan tren semata.
Hubungan parasosial dengan influencers dan fenomena psikologis seperti FOMO, YOLO, dan FOPO menjadi faktor pemicu perilaku pembelian impulsif, terutama di kalangan anak muda seperti Gen Z.
Olahraga lari saat ini sedang tren. Berbahayakah lari karena FoMO?
Cabut Fomo dan bangun Jomo agar hidupmu jadi lebih baik.
Perilaku Fear of Missing Out (FoMO) atau takut tertinggal tren bisa menyesatkan para investor pemula pada investasi berisiko tinggi atau bahkan penipuan.











