Articles on bahan bakar fosil
Displaying all articles
Menghindari skenario terburuk iklim bukanlah kesalahan ilmu pengetahuan seperti tuduhan skeptis Donald Trump, melainkan bukti keberhasilan aksi iklim.
Pertemuan iklim di Santa Marta menunjukkan bahwa banyak negara ingin melanjutkan rencana untuk menghentikan penggunaan bahan bakar fosil, sekali dan untuk selamanya.
Kesepakatan memang tercapai, tetapi beberapa elemen penting justru hilang dalam COP 30.
Kalkulator NZE menyajikan berbagai skenario pilihan untuk menurunkan emisi karbon, terutama dari sektor energi.
Belum ada laporan SKK Migas yang membenarkan klaim ini. Namun, berdasarkan data historis dan tren produksi, klaim tersebut bisa jadi benar.
Analisis lima presidensi konferensi iklim masa lalu menunjukkan bahwa COP28 justru berpotensi mempercepat transisi bahan bakar fosil.
Jika kita gagal menyeimbangkan dampak sosial dari perubahan iklim dengan tindakan iklim yang bertanggung jawab, kita berisiko mengganti satu jenis bahaya dengan yang lain – dan ini akan menjadi bencana baru.
Plastik terbuat dari minyak dan gas alam, yang dimulai sebagai bahan fosil tumbuhan dan hewan. Tapi terkubur jauh di bawah tanah selama jutaan tahun, bahan-bahan itu berubah dengan cara yang penting.
Kita bisa mengurangi konsumsi bahan bakar hingga 15-20% dengan memperbaiki cara berkendara. Ini sekaligus bisa turunkan emisi dan menghemat pengeluaran.
Dengan keberadaan sinar matahari yang konsisten sepanjang tahun, dan ketersediaan lahan, Indonesia bisa menghasilkan 100% listrik hanya dari sinar matahari.
Kami menganalisis 58 maskapai penerbangan terbesar dunia, seperti American Airlines, British Airways, dan Qantas terkait krisis iklim. Bahkan maskapai terbaik belum cukup berkontribusi.
‘Perubahan sistem bukan perubahan iklim’ harus dimulai dengan membuat permintaan yang spesifik. Ini caranya.
Lampu LED bisa digunakan dalam perikanan bagan tangkap. Hasilnya, bisa menghemat bahan bakar sekaligus bisa meningkatkan kualitas tangkapan.
Siapa yang menang, siapa yang kalah, dan alam siapa yang kita bicarakan saat berbicara soal solusi berbasis alam?













