Rumah rusak akibat gempa bumi di Balaroa, Palu, Sulawesi Tengah, 11 Oktober 2018. Setidaknya 2,045 orang tewas akibat gempa dan tsunami di Sulawesi Tengah. EPA/Hotli Simanjuntak

Setelah bencana Palu dan Lombok: sebuah babak baru tata kelola bencana di Indonesia?

Kota dan kabupaten di Indonesia harus memiliki perencanaan tata ruang yang peka terhadap bencana atau bahkan mempromosikan budaya keselamatan dalam kehidupan sehari-hari publik.
A destroyed house in an earthquake-devastated area at Balaroa village in Palu, Central Sulawesi, Indonesia, October 11 2018. It’s reported at least 2,045 people have died as a result of earthquakes that hit central Sulawesi and triggered a tsunami. EPA/Hotli Simanjuntak

After the Palu and Lombok disasters: a new chapter of disaster governance in Indonesia?

The last two major disasters show that Indonesia needs to embrace a new chapter in its disaster risk governance.
Anggota tim penyelamat beristirahat di dekat area yang hancur akibat gempa bumi selama pencarian korban di bawah reruntuhan bangunan di Balaroa, Kota Palu. HOTLI SIMANJUNTAK/EPA

Tsunami Palu: bagaimana media sosial (dan lagu nina bobo) dapat selamatkan nyawa dalam bencana masa depan

Pemantauan bencana dan sistem peringatan tidak akan berguna jika orang tidak memahami pesan, tidak mempercayai pesan, dan tidak memiliki tempat yang aman untuk dituju.

Contact Saut for

  • General
  • Media request
  • Speaking request
  • Consulting / Advising
  • Research collaboration
  • Research supervision