Kesehatan – Artikel, Analisis, Komentar
Menampilkan 26 - 50 dari 1103 artikel
Spanyol adalah tim dengan taktik paling komplet. Sementara Argentina tim luar biasa dengan kehebatan yang berbeda. Mereka punya si jenius Lionel Messi.
Bukan sekadar masalah medis, ulah manusia memaksa parasit berevolusi menjadi lebih tangguh dan kebal obat. Siapkah sistem kesehatan kita menghadapi ancaman mutasi senyap ini?
Masalah mental akibat kerja merugikan pekerja Rp2-11 juta per tahun. Negara juga merugi Rp463 triliun.
CC BY41,9 MB (download)
Terlihat membosankan, mancing ikan justru bisa menjadi aktivitas pelepas stres yang ampuh di tengah tekanan hidup yang melelahkan.
Thailand has built a connected healthcare system to track people’s health even in rural villages.
Olahraga di cuaca panas ibarat mendaki gunung: Kita tidak bisa langsung menaklukkan Everest. Kuncinya tingkatkan latihan secara bertahap dan dengarkan sinyal tubuh.
Meski makin menua dan lamban, kemampuan Messi dalam membaca dan memahami situasi lapangan membuatnya tetap mendominasi di Piala Dunia.
Kebiasaan konsumsi pangan ultraproses (UPF) dikaitkan dengan peningkatan risiko kanker usus.
Penggunaan opioid medis di Indonesia terhambat ketakutan pemerintah akan penyalahgunaan obat.
Para pencari bakat tidak hanya menginginkan pesepakbola dengan kebugaran, pergerakan, dan kemampuan kognitif yang baik, tapi juga kelihaian menggunakan kaki kiri.
Penggunaan CT scan diduga bisa memicu kanker di kemudian hari. Gagasan ini menimbulkan pro dan kontra antarilmuwan.
Permainan kartu TB berpotensi membantu masyarakat dengan tingkat literasi beragam mengenali pentingnya pengobatan TB.
Perubahan dinamika atmosfer saat El Niño dapat memperburuk kualitas udara dan mengancam warga. Sistem kesehatan harus lebih adaptif mengatisipasi kondisi ini.
Pengawasan obat-obatan dalam apotek merah putih berisiko makin longgar. Akibatnya, warga kian berisiko asal pakai obat.
Dampak kerugian kesehatan-ekonomi yang ditimbulkan akibat rokok jauh lebih besar daripada cukai. Namun, menunda kebijakan ini justru hanya akan memperburuk keadaaan.
Aplikasi digital dan pelatihan berkelanjutan berpotensi tingkatkan layanan kader posyandu menjadi lebih inklusif. Penelitian ini mengungkap caranya.
5,21 juta kaum muda global usia 15-39 tahun kena penyakit asam urat dalam tiga dekade terakhir. Konsumsi pangan UPF dan obesitas tingkatkan risiko penyakit.
Memahami batas tanggal kedaluwarsa dan PAO penting agar terhindar dari dampak kesehatan produk rusak.
Perubahan iklim mengubah cara masyarakat berolahraga. Peningkatan suhu bumi bikin aktivitas lari berisiko makin sulit diakses dan kurang aman bagi banyak orang.
Akurasi jam pintar tidak selalu bisa diandalkan. Riset ungkap bagaimana data ‘smartwatch’ bisa keliru dan membohongi kita.
Penyelidikan masih berlangsung menyusul penyebaran wabah penyakit langka hantavirus. Ini kata ahli mikrobiologi mengenai cara penyebaran hantavirus.
Banyak ibu dengan anak berat badan kurang menerima cap negatif dari tenaga kesehatan. Riset ini menunjukkan bahwa stigma bisa perparah kasus wasting dan stunting.
Keterbatasan radiolog menghambat deteksi TB di Indonesia. CAD berbasis AI bisa menjadi solusi untuk mendeteksi TB yang sama akurat dan konsisten dengan radiolog.
Nostalgia kenangan manis hadirkan rasa aman dan keyakinan bahwa hidup kita bernilai. Selain itu, jadi sumber kekuatan untuk menjaga kesehatan mental dan fisik kita.
Tak semua olahraga cocok untuk tubuh kita. Kenali jenis olahraga yang sesuai dengan tipe tubuhmu.























