Articles on Vaksinasi
Displaying 1 - 20 of 53 articles
Vaksinasi campak MR ataupun MMR sangat diperlukan untuk memutus penularan penyakit. Kenali 3 manfaat dan risiko vaksin ini.
Hadiah bergengsi dianugerahkan kepada Dr Katalin Karikó dan Dr Drew Weissman dari University of Pennsylvania.
Kanker orofaring kini telah menjadi lebih umum daripada kanker serviks di Amerika Serikat dan Inggris. Penyebabnya adalah oral seks.
Vaksin yang diberikan secara injeksi dapat mengatasi ketersediaan hayati, dapat diproduksi masal, dan terbukti efektif. Akan tetapi pemberian vaksin dengan injeksi tidak selalu nyaman bagi pasien.
Cakupan vaksinasi COVID-19 tidak terlepas dari kesiapan daerah dengan menyediakan lokasi vaksinasi yang dekat dengan tempat tinggal dan program vaksinasi massal.
Dalam bentuknya yang sekarang vaksin ini hanya bekerja sangat efektif pada anak-anak yang sangat muda, berusia antara 5-17 bulan.
Perempuan dan responden dengan status sosial ekonomi rendah lebih responsif terhadap duta vaksin dari kader kesehatan dibandingkan dengan duta vaksin dari kelompok orang awam.
Campak menyebar dengan mudah dan merupakan infeksi parah dalam jangka pendek dan jangka panjang pada populasi yang tidak divaksinasi.
Kebijakan dan sikap moderasi konten platform media sosial terhadap informasi yang salah (misinformasi) sangat penting untuk memerangi misinformasi.
Cakupan imunisasi dasar di Provinsi Aceh menjadi salah satu yang terendah di Indonesia.
Tidak ada bukti bahwa BQ.1 terkait dengan penyakit yang lebih parah dari BA.4 dan BA.5.
Pemerintah perlu meninggalkan pembatasan mobilitas saat pandemi menanjak dan perlu fokus pada kebijakan jangka menengah dan panjang.
Penurunan polio di AS dan secara global adalah akibat langsung dari pengenalan vaksin dan kesediaan masyarakat untuk menerimanya.
Banyak vaksin yang sedang dikembangkan memiliki target ambisius untuk melindungi dari semua virus corona atau vaksin yang pada dasarnya tahan terhadap varian.
Penerbangan dibuka lagi, seberapa besar risikonya menyebarkan COVID?
Indonesia, sampai April lalu, masih mewajibkan orang-orang yang masuk ke negara ini, baik warga negara asing maupun Indonesia, untuk tes PCR negatif 2 x24 jam dari negara keberangkatan.
Kebijakan yang efektif adalah yang memberikan manfaat maksimal atau mencapai tujuan yang diinginkan.
Menolak untuk belajar hidup dengan COVID dengan berpura-pura ada normal lama sebenarnya adalah risiko terbesar untuk penguncian pada masa depan.
Tahun ketiga pandemi COVID-19: mengapa sistem kesehatan kita perlu perubahan besar
Teguh menjelaskan dinamika kebijakan selama pandemi antara kesehatan dan ekonomi, implementasi sains dalam kebijakan, dan pentingnya Indonesia bisa segera memproduksi vaksin sendiri.
Penyintas COVID dan keluarga perlu memahami tanda PTSD sehingga dapat segera terdeteksi dan teratasi.
Untuk beberapa alasan, seiring berjalannya waktu, vaksin menjadi kurang efektif. Jadi bagaimana para peneliti menghitung seberapa baik vaksin bekerja?












