Articles on transportasi berkelanjutan
Displaying all articles
Avtur berkelanjutan perlu memanfaatkan bahan bekas pakai seperti limbah pertanian, minyak jelantah, untuk mengurangi risiko perebutan bahan baku dengan sektor pangan.
Subsidi motor dan mobil listrik seharusnya hanya menjadi langkah kecil dalam rencana jangka panjang untuk melistriki transportasi Indonesia dengan energi terbarukan, bukan listrik dari batu bara.
Asian Development Bank menaksir akan ada 67 ribu unit motor listrik tahun ini, kemudian meningkat menjadi 301 ribu unit hingga 2,86 juta unit pada 2025 dan 2030.
Studi mencatat hampir 83% - 95% emisi biodiesel dihasilkan dari proses budidaya dan proses pemanenan kelapa sawit.
Upaya menggenjot mobilitas hijau di Indonesia tak dimulai dari nol karena beberapa kota sudah memiliki layanan angkutan umum yang mumpuni.
DKI Jakarta memenangkan penghargaan “Transportasi Berkelanjutan”, tetapi ini belum cukup untuk menurunkan kadar polusi udara di ibukota.





