Articles on toleransi beragama
Displaying all articles
Indonesia perlu beralih pada pendekatan sosial baru yang mampu mendorong relasi beragama yang lebih terhubung, terikat, dan saling memahami perbedaan.
Untuk mengakhiri undang-undang dan praktik yang diskriminatif, diperlukan reformasi yang lebih mendasar.
Penerbitan aturan berbasis perda keagamaan yang memaksakan atribut atau program pendidikan agama tertentu rentan mengancam hak kebebasan beragama terutama untuk pelajar yang memeluk agama minoritas.
Studi kami menunjukkan bahwa generasi muda sangat mendukung toleransi beragama baik dalam kehidupan sehari-hari maupun dalam aktivitas media sosial.
Aktor-aktor politik membuka diri pada kelompok konservatif untuk mendulang suara dalam pemilihan umum. Kelompok konservatifpun semakin aktif mendorong kepentingan mereka.
Analisis Mietzner dan Muhtadi yang menghubungkan data intoleransi pengikut NU dengan perilaku elite tidak sepenuhnya benar. Data yang disajikan juga belum kuat untuk kepentingan advokasi toleransi.
Kelompok yang rentan semakin berisiko saat bencana terjadi. Pandemi jelas tidak bisa dihadapi sendiri.
Polemik ini mencerminkan menguatnya penggunaan agama secara berlebihan di ruang publik dan mengerasnya politik identitas.







