Articles on Lajang
Displaying all articles
Menjadi lajang sering dipandang sebagai fase sementara, bukan pilihan hidup. Penelitian menunjukkan individu yang memilih melajang tetap bisa bahagia.
Aman, cemas, menghindar, takut: penelitian menunjukkan perasaan orang-orang tentang menjadi lajang mungkin bergantung pada gaya keterikatan mereka.
Bisakah ekonomi dan pasar memberi perempuan jalur alternatif untuk mencapai emansipasi?
Penelitian terbaru saya menemukan bahwa upaya individu lajang untuk mencari kebahagiaan di dunia maya ternyata sia-sia.
Pilihan untuk menunda pernikahan atau tetap melajang tampaknya menjadi keputusan yang semakin sering dilakukan, baik sukarela atau tidak.
Orang dewasa yang melajang tidak perlu dikasihani. Studi bilang, mereka justru lebih bahagia ketimbang kita.





