Articles on Kolonialisme
Displaying 1 - 20 of 30 articles
Museum bukanlah ruang netral, melainkan mesin cerita yang memilih siapa yang dikenang, dihapus, dan bagaimana sejarah ditafsirkan. Termasuk dalam merepresentasikan etnis Tionghoa dan minoritas lain.
Tata kelola sebuah negara jadi penentu miskin atau makmurnya sebuah negara
Kecelakaan mematikan di India yang merenggut nyawa sekitar 300 orang telah memfokuskan kembali perhatian internasional pada pentingnya perkeretaapian di negara tersebut.
Ras adalah sebuah ide yang menempatkan kelompok manusia tertentu berada di atas kelompok manusia yang lain. Perbudakan adalah praktik yang lahir dari pembedaan hierarkis manusia ini.
Dekolonisasi sains bukanlah menolak metode ilmiah, melainkan mengajak kita mempertanyakan sifat kolonialis yang terbawa dalam penyebaran sains dari negara Barat.
Meski banyak orang akan mengklaim ‘blackface’ hanyalah lelucon semata, video TikToker baru-baru ini mengandung rasisme terhadap orang kulit hitam. Apa yang salah dari praktik ‘blackface’ ini?
Penamaan Kota Tua Jakarta kembali menjadi Batavia merayakan kolonialisasi.
Ketimpangan ekonomi pada masa Hindia Belanda berbeda-beda di tiap karesidenan. Apa yang menjadi latarnya?
Penggunaan contoh fenomena salju dalam pelajaran Kimia bisa jadi bukan cara terbaik untuk mengajarkan penurunan titik beku pada murid-murid di Indonesia.
Para kritikus yang kesal dengan kurangnya sosok penjahat di ‘Encanto’ perlu melihat lebih dekat efek dari pemindahan kolonial.
Belakangan ini muncul wacana dekolonisasi sains untuk membebaskan Indonesia dari dominasi sains dan pendidikan yang dianggap Eurosentris. Benarkah pendidikan sains Indonesia ‘dijajah’ pemikiran Barat?
Perhimpunan Pelajar Indonesia (PPI) punya sejarah yang panjang, dari perlawanan antikolonialisme hingga wadah dukungan mahasiswa.
Banyak sistem pemerintahan kolonial yang menerapkan peraturan dan kerangka hukum yang sangat merugikan perempuan.
Kita sering mendengar dan membaca bagaimana kampus di Indonesia saling perang klaim tentang capaian pemeringkatan mereka. Mentalitas ini memiliki banyak masalah.
Dosen dan peneliti sejarah dari UGM Abdul Wahid dan sejarawan Bonnie Triyana mengungkap alasan di balik permintaan maaf Belanda kepada Indonesia
Dekolonisasi sains menawarkan pijakan penting supaya dunia pendidikan tinggi dan dan sains di Indonesia bisa berhenti berkiblat pada dunia Barat dan menemukan suaranya sendiri.
Catatan tentara Belanda sendiri – terutama foto-foto amatir, ribuan di antaranya bertahan – telah lama berisi bukti yang mereka ketahui tentang kekejaman.
Untuk memahami duduk persoalan dengan jernih, kita perlu bebas dari perangkap dikotomi Belanda/Indonesia yang berpuluh tahun menjerat diskusi publik tentang kolonialisme Hindia Belanda.
Pendekatan infrastruktur semata tidak mengatasi penyebab utama banjir yang diyakini merupakan akibat dari dari berkurangnya daerah resapan air dan tingginya intensitas hujan.
Pentingnya bahasa Inggris telah mengakibatkan globalisasi pendidikan berjalan satu arah. Padahal, berbagai sistem pendidikan lain memiliki tatanan nilai yang berbeda yang perlu dipertimbangkan.



















