Articles on kendaraan listrik
Displaying 1 - 20 of 25 articles
Potensi besar energi terbarukan desa disia-siakan. Transisi energi belum memberikan manfaat yang adil bagi masyarakat desa.
Minyak bumi bukanlah komoditas biasa – ia membentuk politik di seluruh dunia.
Sumber air di Manggarai, NTT terancam ekspansi tambang mangan. Ini memerlukan konsolidasi internal kelembagaan lokal untuk mentransformasi tradisi menjadi aturan yang diakui.
Ada banyak salah kaprah soal tambang nikel dan kendaraan listrik (EV) di Indonesia yang berujung pada penolakan terhadap EV.
Indonesia masih andalkan perdagangan karbon menjelang COP30. Perlu belajar dari kegagalan sistemik pasar karbon global, sebaiknya fokus ke energi terbarukan.
Tanpa transisi ke energi terbarukan, kendaraan listrik tidak akan bisa menurunkan emisi.
Teknologi Vehicle-to-Grid (V2G) bisa menjadi solusi mengoptimalkan pengisian baterai kendaraan listrik untuk mengurangi emisi, meningkatkan penggunaan energi terbarukan, dan menekan biaya.
Jika Indonesia menggunakan 100% listrik terbarukan, penurunan emisi kendaraan listrik bisa meningkat hingga 85-89% dari emisi kendaraan BBM.
Alasan generasi muda Indonesia membeli mobil listrik tak hanya soal peduli lingkungan. Rasa kasih pada sesama hingga pencapaian sosial jadi motivasi pembelian
Subsidi sepeda motor listrik bisa jadi tak tepat sasaran. Persyaratan yang fokus untuk masyarakat kurang mampu dan harga yang masih mahal berpotensi membuat transisi ke motor setrum tak tercapai.
Rendahnya serapan sepeda motor listrik di Indonesia bisa jadi bukan sekadar soal harga, tapi bagaimana konsumen memandang manfaat jenis kendaraan tersebut.
Pemerintah baru menerbitkan aturan mengenai subsidi untuk pembelian Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai (KBLBB), termasuk motor dan mobil listrik, yang akan berlaku mulai 20 Maret 2023. Tujuan…
Terlepas dari ambisi pemerintah untuk memperkuat adopsi kendaraan listrik, posisi Indonesia dalam pasar global masih sangat kecil. Indonesia bisa memanfaatkan RCEP untuk membuka akses pasar dan memperoleh investasi.
Asian Development Bank menaksir akan ada 67 ribu unit motor listrik tahun ini, kemudian meningkat menjadi 301 ribu unit hingga 2,86 juta unit pada 2025 dan 2030.
Isu lingkungan, perkembangan teknologi, dan akses perdagangan berpotensi menjegal ambisi pemerintah untuk melakukan hilirisasi nikel dan mengembangkan sentra baterai kendaraan listrik di Indonesia.
Perjalanan aktif dapat membantu mengatasi krisis iklim lebih awal daripada kendaraan listrik – bahkan hanya dengan menukar mobil dengan sepeda untuk satu perjalanan sehari.
Dari bus di Bogotá, Kolombia hingga bersepeda melalui Cambridge, Inggris, kita dapat memetik pelajaran berharga dari bagaimana negara-negara di seluruh dunia menyediakan transportasi berkelanjutan.
Pemberian subsidi akan mengurangi dampak lingkungan dari pengiriman barang maupun ojek online. Pemberian subsidi juga mengurangi beban ekonomi masyarakat menengah ke bawah.
Indonesia resmi mengajukan banding terkait putusan WTO soal larangan ekspor bijih nikel. Bagaimana peluangnya dan apa dampaknya jika banding ini ditolak?
Penggunaan mobil listrik untuk kendaraan dinas merupakan terobosan dalam menggalakkan penggunaan kendaraan listrik. Namun, tetap ada faktor-faktor yang perlu ditelisik secara kritis.



















