Articles on Israel-Palestina
Displaying 1 - 20 of 21 articles
Dalam politik, Indonesia selalu mendukung kemerdekaan Palestina, tetapi secara ekonomi, Indonesia tak bisa lepas dari hubungan dagang dengan Israel.
Bagaimana Gaza bisa membangun dirinya kembali sebagai sebuah kota?
CC BY59.1 MB (download)
Solusi dua negara bukan berarti kemerdekaan. Harus ada penetapan batas-batas dan kontrol teritorial.
Brand kini harus menghadapi risiko reputasi bisa rusak dalam hitungan jam jika publik menganggap mereka tidak selaras dengan nilai kemanusiaan
Dunia tengah menghadapi perubahan yang belum pernah terjadi sebelumnya terhadap tatanan hukum internasional pasca-1945.
Saat boikot berjalan tanpa dukungan nyata dari pemerintah, Prabowo isyaratkan buka hubungan diplomatik dengan Israel. Pemerintah harus mendukung aksi boikot masyarakat jika serius membela Palestina.
Ide Trump untuk mengambil alih Gaza dan memindahkan orang-orang Palestina akan melanggar sejumlah prinsip hukum internasional.
Gereja-gereja tidak dapat bertobat atas sejarah panjang mereka tentang anti-Yudaisme dan antisemitisme dengan tetap diam terhadap etnonasionalisme Zionis dan penindasan terhadap rakyat Palestina.
Dunia harus berhenti memihak. Rekonsiliasi kedua belah pihak perlu mendorong gencatan senjata di Gaza, penentuan nasib sendiri bagi warga Palestina, dan keselamatan dan keamanan bagi warga Israel.
Setahun sejak serangan Hamas dan pemboman Israel di Gaza, konflik ini telah menciptakan generasi pengungsi baru di seluruh wilayah Timur Tengah.
Bahwa para korban dianggap sebagai pihak yang memang seharusnya menjadi korban, adalah pola pikir yang mengerikan. Tentu hal ini berlawanan dengan rasa kemanusiaan kita.
Konflik yang terjadi di Gaza bukan soal perebutan wilayah pemukiman. Ada kepentingan ekonomi Israel yang turut membayanginya.
Boikot konsumen atas krisis Gaza adalah yang terbaru dalam serangkaian boikot konsumen. Inilah saatnya membuat aksi seperti ini efektif.
Aksi solidaritas membela Palestina terjadi di banyak negara, tidak hanya negara-negara Muslim. Ini menandakan bahwa kesamaan identitas bukanlah satu-satunya alasan mengapa solidaritas terjadi.
Perang di Gaza dan Ukraina telah menyebabkan meningkatnya jumlah jurnalis yang terbunuh, dan ini adalah berita buruk bagi semua orang.
Negara-negara Arab dan ASEAN bisa berperan besar dan aktif membantu penyelesaian konflik Israel-Palestina. Lalu mengapa kini mereka cenderung lamban dan abai?
Konflik Israel dan Palestina (Hamas) menyebabkan kebencian terhadap Israel, hal ini terjadi sebagai bentuk emosi di level kelompok yang terbentuk dari proses kategorisasi dan identifikasi sosial.
Pasukan Israel telah ditarik setelah dua hari pertempuran di kamp Jenin. Tapi Perdana Menteri Benjamin Netanyahu memperingatkan bahwa ini tidak akan menjadi serangan satu-satunya
Pendomplengan isu identitas agama yang bisa saja dimainkan oleh kelompok oposisi, terutama yang terafiliasi dengan kelompok konservatif agama.
Polemik batalnya Indonesia menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20 menunjukkan kurangnya pemahaman kita atas perbedaan logika federasi olahraga dan logika diplomasi internasional.



















