Articles on Industri
Displaying 1 - 20 of 21 articles
Sebagian besar emisi karbon berasal dari perusahaan dan sektor industri berbasis bahan bakar fosil (seperti minyak, gas, batu bara, dan semen), sehingga perubahan perilaku individu saja—misalnya membawa tumbler—tidak cukup menyelesaikan masalah.
Ekonomi yang benar-benar sehat seharusnya terasa di empat pos sekaligus: angka PDB naik, rupiah stabil, upah riil pekerja ikut naik, dan pekerjaan layak tercipta.
Ketika kebutuhan pasar dijadikan dasar kebijakan kampus, pendidikan tinggi berisiko kehilangan fungsi kritisnya karena hanya dinilai dari fungsi ekonominya.
SMK diharapkan mampu menjawab kebutuhan tenaga kerja teknis di beberapa sektor ekonomi baru, namun riset ini menemukan berbagai kesulitan yang mereka hadapi untuk menyelenggarakan pendidikan vokasi yang berkualitas
Target pertumbuhan ekonomi nasional 5% tahun ini dirasa cukup berat untuk tercapai. Lalu bagaimana proyeksinya tahun 2026?
Ketika para korban PHK akibat penyelesaian kasus kepailitan benar-benar membutuhkan tangan negara, negara justru membiarkan penderitaan dan kerugian HAM menumpuk.
Zine digadang-gadang bisa jadi juru penyelamat industri media cetak khususnya koran
Hanya segelintir inovasi di Indonesia yang benar-benar sampai ke masyarakat atau dipakai industri. Sisanya terjebak dalam laboratorium. Mengapa?
Tenaga kerja Indonesia tidak hanya kalah dari segi keahlian, faktor penunjang seperti kemampuan bahasa asing pun tertinggal dibandingkan negara lain.
Transisi industri penting untuk menciptakan nilai tambah ekonomi dan lapangan pekerjaan baru yang berkelanjutan dan rendah karbon. Sayangnya, perannya masih luput dari perhatian pemerintah.
Calon presiden, Anies Baswedan mengatakan penurunan kontribusi industri manufaktur terhadap PDB menunjukkan bahwa Indonesia tengah mengalami industrialisasi. Benarkah?
Sektor manufaktur dan ekspor mineral pegang peranan besar dalam perekonomian dan penyerapan tenaga kerja Indonesia. Penting bagi pemilih untuk menyimak rencana kebijakan para paslon di sektor ini.
Bisnis tradisional beroperasi dengan solusi yang sudah mapan untuk masalah yang sudah diketahui. Perusahaan rintisan berfokus pada produk atau layanan yang tidak disediakan oleh orang lain.
Demi udara bersih, Beijing menutup banyak PLTU, menghilangkan 2 jutaan kendaraan bensin di jalanan, hingga mendenda pencemar sampai ratusan miliar Rupiah.
Banyak perusahaan yang lamban dalam memanfaatkan teknologi seperti AI dan 3D printing. Inilah yang menghalangi revolusi industri 4.0 untuk terwujud.
Kontribusi industri manufaktur Indonesia kian anjlok tiap tahunnya. Dari raksasa ekonomi Cina dan Amerika Serikat, kita bisa belajar pentingnya kebijakan inovasi agar pertumbuhan industri tak mandek.
Di tengah era ekonomi yang disruptif dan semakin beragam ini, Gen Z lebih peka terhadap berbagai jenis perbedaan latar belakang di tengah masyarakat. Industri harus lebih sigap menanggapi perubahan ini.
Meremehkan proses pengenalan karir di masa kecil anak itu layaknya tukang kebun mengabaikan kualitas tanah yang akan ia tanami.
Apakah pekerja Indonesia di luar negeri bermanfaat buat Indonesia secara ekonomi, atau justru bentuk kegagalan negara dalam memepertahankan telanta lokal?
UU Ketenagakerjaan sudah mewajibkan perusahaan untuk memberikan uang saku dan pada anak magang. Tapi, fakta di lapangan menunjukkan tidak banyak perusahaan di Indonesia yang melakukannya.



















