Articles on Bali
Displaying 1 - 20 of 26 articles
Situs wisata yang berkelanjutan dalam persaingan pariwisata masa depan adalah yang memahami kebutuhan psikologis wisatawannya
Pariwisata mengancam ketahanan air di Bali dan berbagai lokasi wisata di Indonesia.
Turis premium tidak mudah tergugah hanya dengan modal iming-iming promo jika pengalaman dan pelayanan tempat wisata tidak optimal.
Belajar dari pengalaman di Canggu hingga Magelang, viralitas tempat wisata mungkin hanya akan menjadi kemenangan jangka pendek yang berujung pada kerugian jangka panjang dan permanen bagi masyarakat setempat. Jika ingin terus meningkatkan kualitas pariwisata Indonesia, kita perlu perubahan sudut pandang dan sikap.
Digital nomad membawa pertumbuhan ekonomi bagi Canggu, tetapi juga sekaligus memberikan tekanan multidimensi bagi warga lokal.
Sejarah menunjukkan bahwa pecalang memiliki posisi yang begitu lentur, sehingga sering dimanfaatkan oleh berbagai pihak dengan beragam kepentingan.
Perempuan Bali membawa Śakti, energi feminin yang dipercaya memberi kehidupan. Namun, aspek pariwisata tetap menonjolkan eksotisasi tubuh perempuan.
Peningkatan konektivitas harus selaras dengan perlindungan lingkungan dan manfaat ekonomi lokal.
‘Sing beling sing nganten’ (tidak hamil tidak menikah) mencerminkan tekanan sosial dan budaya yang kuat bagi perempuan Bali untuk menghasilkan keturunan.
Teknologi ‘3D Gaussian Splatting’ bisa membuat model tiga dimensi yang lebih baik dengan cara yang lebih mudah, murah, dan efektif dibandingkan dengan metode konvensional.
Setelah puluhan tahun absen, buaya kini terlihat di Bali, Lombok, dan Jawa. Hal ini baik bagi spesies – namun bagaimana dengan kita?
Aktivitas pengelolaan sampah di Gianyar, Bali, bergairah setelah berjejaring dengan para petani padi organik.
KUHP baru yang sangat cacat ini akan mendapat penolakan keras dari para pengacara dan aktivis dalam bentuk aksi protes dan gugatan ke Mahkamah Konstitusi (MK).
Masih banyak masyarakat yang belum memahami apa itu G20, apa tujuannya dan apa gunanya bagi negara-negara di seluruh dunia secara umum, dan bagi Indonesia secara khusus.
Banyak orang Bali percaya bahwa COVID-19 tidak dapat dilawan dengan protokol kesehatan saja, dan membutuhkan persembahan ritual dan doa. Tetapi ritual kolektif menempatkan orang pada risiko yang lebih besar.
Pemerintah Indonesia perlu mempertimbangkan membuka work from Bali untuk pekerja dari seluruh dunia.
Sebuah badan khusus yang menangani keselamatan dan kesehatan wisatawan akan menjadi daya tarik tambahan di era normal baru.
Pengembangan pariwisata Bali saat ini masih kurang terencana. Hal ini terjadi karena tidak adanya masterplan atau rencana induk yang komprehensif.
Coronavirus Wuhan berpotensi menggangu pertumbuhan pariwisata Indonesia, lantas apa yang mesti dilakukan untuk meredam tren negatif ini?
Penetapan Teluk Benoa sebagai kawasan konservasi maritim menjadi kesempatan untuk bisa melinduingi ekosistem mangrove di Bali yang merupakan salah satu penyerap karbon tebesar di dunia.



















