Satellite imagery reveals a dramatic shift on Sertung Island following Anak Krakatau’s eruption. As lush greenery turns to ash, a new natural laboratory emerges for studying the birth of soil.
- Lecturer at Program of Crop Science, Faculty of Fisheries and Food Science, Universiti Malaysia Terengganu
Citra satelit memperlihatkan drastisnya dampak erupsi Anak Krakatau di Pulau Sertung. Perubahan warna vegetasi ini membuka laboratorium alam baru bagi pengamatan awal pembentukan tanah.
Saat respons pemerintah terhadap bencana lambat, warga harus lebih siaga. Ada banyak aplikasi dan data satelit yang bisa diakses secara gratis untuk memantau kondisi sekitar.
Perlu dicari cara membuka lahan gambut yang lebih ekonomis dan praktis tanpa menghidupkan korek api dan menyulutnya pada tanaman yang sudah mengering.
Tak hanya di Indonesia, motode sederhana dan kuat ini dapat dipakai di seluruh Asia Tenggara, dan dapat digunakan sebagai alternatif selain survei lapangan yang memakan waktu dan ongkos mahal.
Contact Rudiyanto for
- General
- Media request
- Speaking request
- Consulting / Advising
- Research collaboration
- Research supervision
- Article Feed
- ORCID
- Joined




