• Senior Scientist in Disaster and Climate Risk at Earth Sciences NZ & Senior Research Fellow (adjunct), Humanitarian Emergency and Disaster Management, Charles Darwin University
Warga melintas di samping bangunan rumah yang roboh akibat gempa bumi magnitudo 7,7 di Pulau Palue, Kabupaten Sikka, NTT, Rabu (19/8/2026). (Mega Tokan/Antara)

Belajar dari gempa NTT: Kesadaran mitigasi warga memengaruhi kerusakan rumah akibat gempa

Kerusakan rumah akibat gempa di Sikka tergolong paling rendah dibanding kabupaten lain di NTT maupun Gempa Flores 1992. Kami menduga pengetahuan lokal berkontribusi pada tren ini.
Para pelajar SMA Negeri I Kupang, NTT mengikuti kegiatan belajar mengajar yang kini dimulai pukul 05.30 WITA. (ANTARA FOTO/Kornelis Kaha)

Masuk kelas jam 5 pagi: kebijakan yang mengabaikan riset tentang jam tidur layak remaja dan jadwal sekolah yang ideal

Para ahli sepakat bahwa jam masuk sekolah SMA yang ideal minimal pukul 8.30. Bahkan, di Inggris, menggeser waktu masuk sekolah ke jam 10.00 pagi dapat meningkatkan kualitas belajar siswa sebesar 12%.
Papan “selamat datang” di Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur, porak-poranda dihantam gempa dan tsunami pada 1992. Y. Benyamin S (2018)

30 tahun lalu gempa dan tsunami merusak Flores: apakah mitigasi risiko di sana kini lebih baik?

Setelah 30 tahun berlalu, bagaimana dengan kesiapsiagaan masyarakat di Flores dalam menghadapi gempa dan tsunami?
Pembeli melihat berbagai jenis beras di Pasar Induk Beras Cipinang (PIBC), Jatinegara, Jakarta, 7 Novemer 2022. ANTARA FOTO/Galih Pradipta/wsj

Jumlah pengidap diabetes terus naik: mengapa nasi jadi tertuduh utama di Asia

Ketimbang menjadikan beras sebagai musuh diabetes secara total dengan peralihan pada sumber diet alternatif rendah karbohidrat, sesungguhnya ada beberapa jalan keluar.
Aparat keamanan menembakkan gas air mata untuk menghalau suporter yang masuk lapangan usai pertandingan sepak bola BRI Liga 1 antara Arema dan Persebaya di Stadion Kanjuruhan, Malang, 1 Oktober 2022. ANTARA FOTO/Ari Bowo Sucipto/tom.

Tragedi Stadion Kanjuruhan: kenapa dan bagaimana stampede menelan begitu banyak korban setelah kompetisi sepak bola?

Berbeda dengan kerumunan di jalan atau lapang tanpa sekat yang memungkinkan massa mundur agar terhindar dari gas air mata, lautan massa dalam stadion tidak bisa mundur begitu saja.
Fadli Taha (45 years old) with a photo of his family in front of his house which was buried by hot clouds from Mount Semeru in Sumberwuluh Village, Lumajang, East Java, Tuesday 7 December 2021. ANTARA FOTO/Zabur Karuru/foc.

Why did the early warning system fail to save the lives of residents around Mount Semeru?

To answer this question, it’s important to understand how PVMBG of the Ministry of Energy and Mineral Resources classify the physical events of Semeru and the corresponding alert level.
Fadli Taha (45 tahun) berpose dengan foto keluarganya di depan rumahnya yang tertimbun material guguran awan panas Gunung Semeru di Desa Sumberwuluh, Lumajang, Jawa Timur, Selasa 7 Desember 2021. ANTARA FOTO/Zabur Karuru/foc.

Mengapa sistem peringatan dini gagal selamatkan nyawa penduduk di sekitar gunung Semeru

Salah kaprah media dan berbagai lembaga pemerintah terjadi karena kesulitan membedakan karakter ancaman primer dan ancaman sekunder, dan implikasinya pada sistim peringatan dini yang holistik
Foto dari udara dampak siklon menggambarkan kerusakan akibat banjir bandang di Adonara Timur, Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), 6 April 2021. ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra/wsj.

Siklon tropis Seroja mungkin akan hantam Indonesia tiap tahun, tapi belum dimasukkan kluster bencana

Sejatinya dalam lima puluh tahun ini tiap tahun di Selatan Indonesia berpotensi menjadi lintasan siklon tropis. Bencana banjir bandang di NTT baru satu kasus.
Sigid Kurniawan/Antara Foto

Anies vs Jokowi? Risma vs Khofifah? Bagaimana pandemi memperburuk gesekan politik yang sudah ada

Pandemi bisa memperparah gesekan dan tegangan di antar wilayah - terutama ketika perbedaan politik dan konflik sudah ada sebelumnya.
Indonesian President Joko “Jokowi” Widodo (right) has been in an ongoing tug-of-war with his ally-turned-foe, Jakarta Governor Anies Baswedan, over pandemic mitigation. Sigid Kurniawan/Antara Foto

Existing political tensions intensify during pandemic: a ‘glocal’ observation

A pandemic can amplify friction and tension between jurisdictions – especially when there are political differences and existing conflict.
Sebuah pembeli menggunakan Rp 1,000 untuk membeli barang di sebuah pasar di desa Lenek, distrik Lombok Timur, Indonesia. asiandevelopmentbank/flickr

Mengarungi badai COVID‑19 dengan penghasilan dasar tanpa syarat bagi rakyat Indonesia di pedesaan

Dalam situasi darurat, waktu adalah kunci. Kegagalan memberikan penghasilan dasar bagi masyarakat dapat menyebabkan malapetaka yang lebih besar.
Located on the Ring of Fire, Indonesia is prone to natural disasters, particularly earthquakes, volcanic eruptions and tsunamis. YT Haryono/Reuters

Why political will is important to reduce risks of disaster

What is political will or political commitment to disaster risk reduction? Why is it important to measure political commitment? And how to measure it?
Tentara dan anggota tim penyelamat membawa korban tewas yang tertimpa bangunan setelah gempa bumi di Lombok, Nusa Tenggara Barat, 7 Agustus 2018. Adi Weda/EPA

Belajar dari gempa Lombok, pentingnya strategi komunikasi risiko gempa di Indonesia yang rasional

Sejak publikasi katalog gempa Jepang yang berisi 8331 gempa yang dideteksi seismograph yang dikembangkan Milne dan timnya, kalangan akademisi dan birokrat Jepang menjadi lebih sadar gempa.

Contact Jonatan for

  • General
  • Media request
  • Speaking request
  • Consulting / Advising
  • Research collaboration
  • Research supervision