Diplomat merasakan kondisi pertemuan diplomasi secara virtual berbeda dibandingkan dengan pertemuan tatap muka. Mereka merasa “terkurung” dalam layar yang sempit.
- Dosen/Peneliti, Universitas Katolik Parahyangan
Diplomasi digital semakin menegaskan kondisi arena politik internasional yang semakin seimbang bagi semua aktor.
Contact Albert for
- General
- Media request
- Speaking request
- Consulting / Advising
- Research collaboration
- Research supervision
- Website
- Article Feed
- Joined

