Universitas Katolik Parahyangan
Parahyangan Catholic University is one of the oldest private universities in Indonesia, established in 1955 in Bandung, West Java. The vision of Unpar is an aspiration of Parahyangan Catholic University’s academic community regarding the direction of Unpar development. It is based on Unpar’s aphorism “Bakuning Hyang Mrih Guna Santyaya Bhakti” which means “Based on the belief in God, pursuing knowledge in devotion to the community”.
Links
Articles
When environmental crises cross borders, government communication become crucial to managing their impacts and protecting Indonesia’s international reputation.
Transisi energi bisa dimulai dari tingkat lokal, tidak selalu harus proyek skala besar.
CC BY67.5 MB (download)
Dunia memang sedang bergerak menuju energi yang lebih hijau demi kelestarian Bumi. Namun di lain sisi, ada jutaan pekerja yang menggantungkan hidup dari industri ekstraktif, seperti tambang batu bara…
CC BY50.6 MB (download)
Tahun 2025 hampir berakhir. Jika kita menengok ke belakang, lanskap media kita telah berubah total. Dominasi TV dan radio di tahun 2000-an kini digantikan oleh kekuasaan algoritma YouTube, Spotify, dan…
The history of sound is never confined to a single place. It can emerge from evolving encounters or the creativity of local communities.
Sejarah bunyi tidak terikat tempat. Ia bisa jadi adalah hasil dari pertemuan yang berevolusi atau kreativitas komunitas lokal. Lonceng perunggu di Katingan, Kalimantan Tengah adalah buktinya.
Sebelum ada MSG, orang Dayak Kalimantan Tengah pakai penyedap rasa alami berbahan daun sungkai dan teken parei. Mengapa keduanya kini jarang digunakan?
Festival musik adalah arena pertempuran ideologi ekonomi dan politik. Pestapora 2025 menjadi contoh bagaimana ruang kebebasan seni justru dipakai sebagai alat ‘artwashing’ oleh perusahaan ekstraksi.
Ada segelintir pemimpin lokal yang berkomitmen terhadap lingkungan justru makin kuat jika digabung dengan keberpihakan pada kelompok rentan.
CC BY56.1 MB (download)
Dua dekade terakhir, Indonesia mengalami kemunduran signifikan dalam ekosistem lagu anak-anak. Apa yang menyebabkan fenomena ini terjadi?
Indigenous Dayak women are starting to cultivate chili peppers and lead a just energy transition through backyard farming
Kaum elite mulai dari Bahlil Lahadalia hingga Taylor Swift berkontribusi lebih banyak atas pemanasan global. Golongan mereka, terutama dari negara maju, menyumbang dua pertiga dari emisi gas rumah kaca dunia yang memicu perubahan iklim.
Perempuan-perempuan adat suku Dayak mulai berkebun cabai sebagai sumber ekonomi alternatif menuju transisi energi pasca-batu bara.
Pengakuan negara terhadap ‘sound horeg’ dapat dibaca sebagai bentuk kontrol simbolik: suara rakyat yang terlalu nyaring kini diatur, dibatasi, bahkan dibungkam.
Gandang Ahung is not only a cultural heritage but also a way for the Dayak Katingan Awa people to understand life, death, and their relationship with nature.
Gandang Ahung bukan hanya warisan budaya, tapi juga cara suku Dayak Katingan Awa memahami hidup, kematian, dan hubungan dengan alam. Mengapa demikian?
Kebijakan yang terarah sangat penting untuk memperkuat suara perempuan dalam perhutanan sosial, memastikan keputusan yang adil dan manfaat yang merata.
Targeted policies are vital to amplify women’s voices in social forestry, ensuring fair decisions and equitable benefits.
Southeast Asia’s most populous nation is seeking a role as a regional leader − it may look more to Beijing than Washington to help that happen.
Selain meningkatkan target pengurangan emisi, Prabowo harus meningkatkan ketangguhan Indonesia menghadapi dampak perubahan iklim














