Lingkungan – Artikel, Analisis, Komentar
Menampilkan 376 - 400 dari 1012 artikel
Analisis lima presidensi konferensi iklim masa lalu menunjukkan bahwa COP28 justru berpotensi mempercepat transisi bahan bakar fosil.
Termperatur harian global terus memecahkan rekor. Ini pertanda kita berada di pemanasan Bumi yang melaju kencang.
Meski telah menyinggung rencana transisi energi, visi-misi para kandidat masih memiliki beberapa kekurangan terutama dalam target energi bersih dan pemerataan aksesnya.
Warga lokal membutuhkan peningkatan kemampuan pengolahan hasil hutan dan pemasaran menjadi cuan untuk menopang penghidupan mereka.
Kenaikan muka air laut, badai, dan gelombang tinggi membawa dampak di kawasan pesisir tanpa membeda-bedakan jenis kelamin. Konstruksi gender yang membuat dampak tersebut menjadi berbeda.
Manusia menghasilkan banyak sampah, tetapi ada cara yang lebih murah dan lebih aman untuk menanganinya daripada mengangkutnya ke dalam roket.
Jumlah konflik terus naik, dan tak semua kerusakannya langsung terjadi. Perang meninggalkan kerusakan lingkungan jangka panjang.
Melalui Pandawara Group, anak muda bisa mendapatkan lebih banyak asupan berita baik untuk mengimbangi berita buruk yang lebih banyak berseliweran di internet.
Indonesia dihantam anomali dari berbagai sisi: El Nino, pemanasan di Laut Cina Selatan, dan kawasan Samudra India sebelah timur.
Api yang terkendali bermanfaat bagi ekosistem dan mencegah kebakaran besar tak terkontrol.
Permasalahan kesehatan mental yang ditimbulkan dari efek cuaca panas belum banyak menjadi perhatian masyarakat.
Apa itu satelit optik? Bagaimana ia bisa digunakan untuk mendeteksi pencemaran laut?
Kekeringan berdampak parah bagi amfibi, ikan-ikan, primata, kehidupan laut, hingga reptil purba.
Amonia melepaskan nitrogen yang ratusan kali lebih berbahaya dari emisi karbon di atmosfer.
Seiring dengan maraknya penggunaan AI generatif, konsumsi energi listrik dan pusat data (data centre) dan jejak karbonnya kian naik.
Konflik Rempang menunjukkan bahwa unjuk gigi energi bersih negara-negara global justru menciptakan “zona pengorbanan” di negara-negara berkembang.
Konflik Rempang menunjukkan bahwa unjuk gigi energi bersih negara-negara global justru menciptakan “zona pengorbanan” di negara-negara berkembang.
Bendungan dapat merugikan warga sekitar, merusak aliran alami air, membahayakan populasi satwa perairan dan tumbuhan.
Setelah puluhan tahun absen, buaya kini terlihat di Bali, Lombok, dan Jawa. Hal ini baik bagi spesies – namun bagaimana dengan kita?
Sistem pangan lokal bisa menopang sistem pangan nasional Indonesia yang selama ini masih terpusat.
Tiktok melanggar pedoman yang diterbitkannya sendiri.
Protokol aklimatisasi panas, jika dipadukan dengan strategi mitigasi panas, merupakan strategi mencegah cedera akibat panas.
Daerah-daerah tuan rumah PLTU merasa diacuhkan dalam rencana transisi energi nasional.
Ketimpangan pembangunan perkotaan memperparah masalah terkait air di banyak kota di luar Pulau Jawa.
Persiapan pengendalian kebakaran sudah dilakukan dari jauh-jauh hari, tapi Indonesia masih kewalahan.
























