Articles on Wallacea

Displaying all articles

Burung maleo (Macrocephalon maleo) yang juga burung khas Sulawesi. (JJ Harrison/Wikimedia Commons)

Hutan yang ramai kicau burung belum tentu sehat: Riset membuktikannya lewat pohon evolusi

Menilai hubungan kekerabatan antarspesies membutuhkan upaya tambahan. Namun, riset kami terhadap 422 spesies burung di 1.410 titik mengungkapkan bahwa informasi itu amat berharga karena memberikan gambaran lebih mendalam: seberapa banyak sejarah evolusi yang sebenarnya sedang kita lindungi.
Alat batu dari 1,04 juta tahun lalu. M.W. Moore/University of New England

Alat batu ini berusia lebih dari 1 juta tahun. Bagaimana pembuatnya bisa sampai ke Sulawesi?

Ini adalah bukti pertama bahwa manusia purba melakukan penyeberangan laut yang tangguh dari daratan utama ke Sulawesi setidaknya 1 juta tahun yang lalu.
Pengukuran kotak ekskavasi arkeologi Gua Makpan, Alor. Author provided.

Kisah orang pertama Alor beradaptasi dengan perubahan iklim 43 ribu tahun lalu

Proyek ekskavasi gua Makpan di pantai barat daya Alor pada pertengahan 2016 berhasil menemukan bukti baru bahwa manusia menetap di pulau Alor, Nusa Tenggara Timur, sekitar 43 ribu tahun yang lalu.
Sebuah keluarga Tarsius Spektral yang terekam di atas pohon beringin yang menjulang tinggi di Taman Nasional Tangkoko, Sulawesi Utara. (Ondrej Prosicky/Shutterstock)

200 tahun Alfred Wallace: laboratorium hidup evolusi Wallacea semakin disesaki pembangunan

Tanpa upaya perlindungan serius, hutan-hutan di Wallacea dapat berubah menjadi gurun-gurun. Warna-warni terumbu karang dapat berbalik menjadi kuburan bawah laut yang tak lagi dihuni makhluk perairan.
(Wikimedia Commons/Avandergeer)

Kisah penemuan ‘hobbit’ di Indonesia yang mengubah wawasan jejak evolusi manusia

Kisah penemuan ‘hobbit’ di Indonesia yang merubah wawasan tentang jejak evolusi manusia
Padad episode ini, kami berbicara dengan Thomas Sutikna, arkeolog di University of Wollongong, Australia yang juga merupakan salah satu anggota tim legendaris yang menemukan Homo floresiensis.
Ilustrasi kehidupan di Kepulauan Aru dari The Malay Archipelago Wallace, Alfred Russel via Wikimedia Commons, CC BY-SA. Wallace, Alfred Russel via Wikimedia Commons

Berapa orang yang membantu Alfred Wallace kumpulkan spesimen di Nusantara?

Lebih dari seribu penduduk lokal telah membantu Alfred Russel Wallace selama delapan tahun perjalanannya mengumpulkan spesimen hewan di kepulauan Melayu.
Koleksi serangga di Museum Sejarah Alam London yang dikumpulkan oleh Alfred Russel Wallace dari nusantara pada abad ke-19. Ileana_bt/Shutterstock

Bagaimana hibridisasi binatang terjadi di Wallacea

Temuan Wallace di Hindia Belanda menjadi dasar teori evolusi
Hanya di Sulawesi terjadi hibridisasi binatang. Keanekaragaman hayati di Indonesia bagian tengah mengukuhkan bahwa bumi nusantara adalah laboratorium hidup terbaik untuk mempelajari evolusi di dunia.
Sulawesi, bagian dari wilayah biogeografi Wallacea, memiliki beberapa spesies tarsius—makhluk kecil bermata besar yang lebih mirip kodok mamalia yang tinggal di pohon daripada monyet. Ondrej Prosicky/www.shutterstock.com

Wallacea: laboratorium hidup evolusi

Wallacea, di Indonesia bagian tengah, adalah area yang penuh keajaiban, sebuah laboratorium hidup untuk mempelajari evolusi.

Top contributors

More