Articles on Urbanisasi
Displaying all articles
Anak muda pedesaan di Indonesia menghadapi dilema. Tak punya tanah untuk bertani, sementara pilihan pekerjaan lain terbatas. Banyak yang menjadi buruh kasar.
Konser dangdut koplo menghadirkan ‘ruang nostalgia’ yang mempertemukan nilai-nilai tradisional dan modern bagi para pendatang dari Jawa yang tinggal di Jabodetabek.
Lonjakan pendatang baru ke Jakarta tiap musim liburang perlu disambut dengan antisipasi agar tak meningkatkan angka pengangguran dan menimbulkan kawasan kumuh baru.
Mengukur ukuran sebuah kota – atau di mana satu berakhir dan yang berikutnya dimulai –semakin sulit untuk ditentukan. Abad ke-21 menjadi milik kota tanpa batas.
Selama gelombang panas, suhu tertinggi banyak ditemukan di daerah perkotaan. Ruang hijau kecil sering diabaikan sebagai cara untuk menyejukkan daerah perkotaan.
Citayam Fashion Week memberikan pelajaran tentang pentingnya ruang publik yang inklusif dan keadilan mobilitas di kota besar.
Harga rumah yang tidak terjangkau dan pendapatan yang tidak mencukupi adalah dua hambatan utama yang menghalangi kaum dewasa muda di Jakarta untuk memiliki rumah.
Pembedaan istilah justru bertentangan dengan upaya pembatasan dan berpotensi memperburuk penyebaran wabah.
Motorisasi pesat membuat Kota Solo memprioritaskan kebijakan yang mendukung akses sepeda motor, dengan perhatian yang minim untuk pengendara sepeda sehingga membuat perempuan miskin termarjinalisasi.
Sudah banyak penelitian dan kajian, juga produk perencanaan, untuk menanggulangi banjir Jabodetabek. Namun sedikit yang sudah benar-benar telah dilaksanakan.
Kemacetan adalah masalah bersama, maka untuk mengatasinya diperlukan upaya dari pemerintah dan dukungan dari masyarakat.
Masalah urbanisasi masih jadi perhatian banyak negara, tapi yang sebaliknya sudah dialami kota lainya: deurbanisasi. Bagaimana kota-kota yang ditinggalkan penduduknya mengelola dirinya yang menyusut?











