Articles on Paus
Displaying all articles
Laudato Si’ bukan sekadar dokumen gereja, melainkan seruan hidup yang mendesak untuk seluruh umat manusia.
Tekanan di bagian laut dalam bisa 1000 kali lebih besar daripada tekanan yang kita alami di permukaan laut. Tapi makhluk yang hidup di sana memiliki beberapa keistimewaan.
Populasi global paus sperma pada masa lalu ditaksir sekitar 1,1 juta ekor sebelum puncak
perburuan paus komersial pada awal abad ke-18. Indonesia pernah menjadi salah satu lokasi perburuan tersebut.
Di Indonesia, riset terkait migrasi satwa laut masih sangat terbatas. Informasi tersebut diperlukan untuk menjadi dasar pengelolaan ruang laut yang adil, tak hanya bagi manusia, tapi juga biota laut.
Studi ini merupakan yang pertama kali dilakukan di Indonesia dan menjawab kebuntuan selama ini terkait metode prediksi koridor migrasi mamalia laut yang dapat diterima secara saintifik.
Itu semua didasarkan pada diet mereka dan bagaimana mereka menangkap makanan mereka. Tapi tahukah Anda bahwa beberapa paus memiliki gigi?
Sebuah pemandangan yang menakutkan di perairan kuno, hiu megalodon pernah menjadi makhluk yang paling ditakuti di laut.
Manusia saja terkadang bisa mengeluarkan bersin dan kentu yang sangat besar — jadi bayangkan seperti apa dahsyatnya jika berasal dari hewan terbesar di dunia?
Pandemi berimbas baik dan buruk bagi lingkungan hidup, untuk Indonesia dan global.
Plastik di laut ditelan oleh 700 spesies, tapi hanya beberapa barang yang menyebabkan kematian terbanyak.
Perburuan paus secara tradisional di Lamalera sudah berlangsung selama 500 tahun lamanya. Perlu ada peraturan agar perburuan ini mengikuti praktik-praktik yang lestari.
Melindungi hutan dan tanah basah, yang menyerap dan menyimpan karbon adalah salah satu cara untuk memperlambat perubahan iklim. Para ilmuwan mengusulkan perlakuan serupa untuk hewan laut yang membantu menyimpan karbon di lautan.
Teman-teman mamalia kita di laut berawal dari evolusi makhluk darat seperti rusa pada 50 juta tahun yang lalu.
Temuan sampah di dalam tubuh paus ini menunjukkan bahwa sampah tidak hanya membawa masalah bagi manusia, tapi juga bagi hewan-hewan laut.
Memang tidak ada cara tunggal yang ampuh untuk menyelesaikan secara menyeluruh masalah sampah plastik ini. Karenanya, dibutuhkan peran aktif banyak pihak.
Mengapa para master kehidupan bawah laut ini memasuki perairan dangkal dan berbahaya bagi kehidupan mereka?















