Articles on Kesepian
Displaying all articles
Kesepian dialami oleh satu dari lima orang di dunia. Namun, studi global terbaru menunjukkan bahwa tingkat kesepian berbeda di setiap negara, mencerminkan pengaruh lain di luar keadaan individu.
Menyendiri itu pilihan, tidak bisa dipaksakan.
Tubuh mempersepsikan kesepian sebagai suatu bentuk ancaman sehingga proses inflamasi terus berlangsung selama kita mengalami kesepian.
Seseorang dapat memersepsikan dirinya kesepian saat hanya seorang diri dan tidak diinginkan orang lain, seperti ditolak, berpisah, atau ditinggal oleh orang lain.
Perlu ada perhatian lebih diperlukan pada sejarah kesepian yang kompleks.
Rambut kita dapat bercerita seberapa banyak kita minum, apakah kita merokok, atau bahkan seberapa stres kita.
Isolasi sosial terkait dengan meningkatnya tekanan darah, penurunan kemampuan kognitif, dan bahkan meningkatnya kemungkinan kematian prematur.






