Articles on Identitas
Displaying all articles
Registrasi SIM biometrik dapat memperkuat keamanan digital, tapi efektivitasnya bergantung pada perlindungan data, pengawasan, regulasi, dan literasi digital.
Di tengah kehidupan yang penuh tekanan, masyarakat – terutama kaum muda – memanfaatkan teknologi dan media sosial untuk memahami spiritualitas dan mempraktikkan agama. Apa risikonya?
K-pop telah memengaruhi praktik berbahasa anak muda Indonesia. Elemen bahasa digunakan oleh fans K-pop sebagai penanda identitas lokal-global, ekspresi keakraban, dan penghubung identitas.
Kehadiran influencers melalui media sosial membentuk opini publik tentang jilbab–yang awalnya dilihat sebagai batasan, kini menjadi bagian dari identitas.
Identitas geografis, budaya, dan politik adalah bagian dari apa yang dimaksud sebagai pribumi.
Aksi solidaritas membela Palestina terjadi di banyak negara, tidak hanya negara-negara Muslim. Ini menandakan bahwa kesamaan identitas bukanlah satu-satunya alasan mengapa solidaritas terjadi.
Keberadaan pawang hujan sebagai bentuk eksistensi pengetahuan tradisional masyarakat semestinya menjadi identitas budaya Indonesia.
Di seluruh dunia, berbagai negara telah menggunakan praktik-prakik diskriminatif untuk menghalangi kelompok masyarakat tertentu saat berupaya mendapatkan status kewarganegaraan.
TikTok, sebuah platform media sosial yang populer di kalangan Gen Z, menyediakan ruang untuk mengekspresikan identitas lokal dan kedaerahan anak muda Indonesia.
Pemilikan e-KTP akan membantu transgender mengakses berbagai layanan penting, namun bukan berarti diskriminasi berhenti.
Ancaman penggalian data warga tanpa kesepakatan dan pengawasan atas warga tanpa alasan yang jelas perlu ditangani dalam UU baru.
Tulisan ini berusaha menjawab bagaimana masker saat pandemi justru bisa dipakai untuk memperkuat identitas seseorang bukan menyamarkannya.
Usaha menangkal radikalisme memerlukan penanganan dari sisi psikologis dan bukan ideologis.
Kesamaan identitas sosial dengan orang-orang yang membuat kita tersinggung akan membantu kita meminta dan memberikan permaafan dan melakukan rekonsiliasi termasuk dalam peristiwa Idul Fitri.
Penelitian menunjukkan bahwa hasil kesehatan tidak sama untuk setiap jenis kelamin. Semua perempuan biologis tidak memiliki kerentanan yang sama terhadap penyakit. Begitu pula laki-laki biologis.
Bahasa gado-gado ternyata memainkan fungsi perlawanan terhadap pengekangan kebebasan berekspresi mengenai hal-hal yang tabu dan di luar norma sosial budaya yang dominan di Indonesia.















