Articles on Game online
Displaying all articles
Aksi pemerintah yang tegas mengintervensi gim tidak menyentuh sumber masalah utama yang cenderung mengabaikan interaksi algoritmik, pengguna, dan ekosistem digital.
Mengatasi kekerasan verbal ‘online’ membutuhkan pendekatan multidimensi yang melibatkan berbagai pihak, dari individu hingga pembuat kebijakan.
Pengguna ‘game online’ di usia anak rentan risiko kekerasan seksual karena game online memberikan kemudahan dan ‘perlindungan’ untuk pelaku kejahatan seksual melancarkan aksinya.
‘Digital storytelling’ untuk anak sebaiknya tidak hanya mempertimbangkan kemenarikan konten, tapi juga penyampaian pesan. Bagaimana caranya?
Pernyataan tersebut cenderung mengabaikan faktor-faktor lain yang juga berhubungan dengan perilaku agresif seorang individu.
Melawan seksisme dan bentuk pelecehan lain dalam online game kuncinya adalah standar komunitas.
Apakah video game berdampak negatif pada perkembangan anak? Di episode ini, kami ngobrol dengan Iskandar Zulkarnain, peneliti budaya game dari Hobart & William Smith Colleges di Amerika Serikat (AS).
Hanya karena seseorang menikmati aktivitas rekreasional bukan berarti mereka kecanduan terhadap hal tersebut, meskipun mereka menghabiskan waktu yang banyak untuk melakukannya.
WHO memutuskan kecanduan game sebagai sebuah kategori di ICD-11 supaya mereka dapat mengukur berapa banyak yang terkena masalah ini.







