Lemahnya topik kemitraan, kota berkelanjutan, kesetaraan gender, dan pengurangan ketimpangan terjadi karena persoalan klasik: minimnya dukungan program, pendanaan, dan kerja sama antar disiplin pengetahuan. Indonesia perlu mendorong lebih banyak penelitian di bidang ini untuk memperkuat basis bukti dalam penyusunan kebijakan.
- Professor, Faculty of Fisheries and Marine Science; Director SDGs Center UNPAD, Universitas Padjadjaran
Lebih dari 20 tahun larangan subsidi sudah dibahas melalui proses panjang dan berliku di WTO, tapi tak kunjung membuahkan hasil signifikan.
Indonesia memiliki modal besar menangani krisis lingkungan dengan berbekal sumber daya laut, hutan, dan biodiversitas.
Pembiayaan laut dapat menjamin pengelolaan maupun promosi pemanfaatan laut secara berkelanjutan, sekaligus sebagai langkah mengatasi berbagai permasalahan krisis iklim dan kesehatan laut.
Seaspiracy memang menunjukkan persoalan serius kelautan global, seperti eksploitasi perikanan tangkap dan perbudakan. Namun, perikanan berkelanjutan bukan mitos.
Selama 75 tahun Indonesia merdeka, sektor kelautan sudah mendapatkan perhatian. Meski demikian, banyak PR di masa depan untuk pengembangan ekonomi Indonesia (blue economy).
Traditional fishers are one of the most economically vulnerable professions in Indonesia. But, my research found that they are happier than those in other professions.
Nelayan tradisional adalah salah satu pekerjaan paling rentan secara ekonomi. Namun, penelitian saya menunjukkan bahwa beberapa kategori nelayan justru lebih bahagia dari pekerja di sektor lain.
Contact Zuzy for
- General
- Media request
- Speaking request
- Consulting / Advising
- Research collaboration
- Research supervision
- Location: Bandung, Indonesia
- Article Feed
- ORCID
- Joined







