Sejarah perumusan UU Sisdiknas, dari edisi pertamanya pada 1989 hingga rancangan terbarunya pada 2022, selalu diwarnai perdebatan panas tentang pendidikan agama di sekolah.
- PhD Researcher, KU Leuven
Under Indonesian rules designed to protect religious freedom, female Muslim students are not compelled to wear “Muslim attire”. But those regulations are often interpreted differently by schools.
Kontestasi politik di Indonesia, terutama politik Islam, punya andil besar dalam membentuk kebijakan seragam jilbab di sekolah.
Kami ngobrol dengan Sari Oktafiana, peneliti politik pendidikan di KU Leuven, Belgia tentang bagaimana kehadiran perda bernuansa agama mendorong munculnya berbagai peraturan diskriminatif di sekolah.
Penerbitan aturan berbasis perda keagamaan yang memaksakan atribut atau program pendidikan agama tertentu rentan mengancam hak kebebasan beragama terutama untuk pelajar yang memeluk agama minoritas.
Contact Sari for
- General
- Media request
- Speaking request
- Consulting / Advising
- Research collaboration
- Research supervision
- Article Feed
- Joined




