- Assistant Professor, Universitas Maritim Raja Ali Haji
Warga Pulau Mensemut dihantam abrasi yang menenggelamkan dua per tiga ruang hidup mereka. Namun, mereka menolak pindah meski terancam. Mengapa begitu?
Benarkah tidak ada perampasan tanah rakyat dalam pembangunan IKN?
Masyarakat yang tidak inklusif rentan terhadap konflik, ketidakstabilan, dan ketidakadilan. Salah satu cara untuk mengatasai hal ini adalah mengintegrasikan GESI dengan pendidikan.
Pengakuan masyarakat adat secara hukum masih mandek karena birokrasi yang lambat dan tumpang tindih kepentingan.
Penjajahan dilakukan oleh pihak-pihak yang kuat, tak hanya pihak asing. Masyarakat adat menjadi pihak terjajah karena ruang hidup yang terebut dan hak-hak mereka diberangus.
Ideologi ibuisme terus berkembang, dengan tujuan melegitimasi suara perempuan. Pendekatan ini berpotensi menjadi metode yang efektif dalam kerangka pencegahan kekerasan seksual anak di Indonesia.
Di Indonesia, perempuan adat tak tinggal diam. Mereka memimpin usaha-usaha warga untuk membela ruang hidup masyarakat.
Fokus pada konflik teritorial di Laut Cina Selatan membuat penghidupan nelayan di Natuna terpinggirkan. Padahal, mereka harus bersaing dengan penangkap ikan ilegal, kurangnya ikan, dan cuaca ekstrem.
Keberadaan pawang hujan sebagai bentuk eksistensi pengetahuan tradisional masyarakat semestinya menjadi identitas budaya Indonesia.
Kesenjangan dan ketidakmerataan pembangunan pada dasarnya terjadi sejak jaman pemerintahan Orde Baru
Popularitas genre Boys Love sudah marahk diproduksi, khususnya di Thailand. Fenomena tersebut terjadi karena adanya proses pertukaran budaya dan permintaan penggemarnya. Lalu, bagaimana di Indonesia?
Indonesia membutuhkan hukum tentang kekerasan seksual yang lebih spesifik dan menyeluruh agar menjadi viral tidak menjadi satu-satunya jalan keluar.
Perempuan kepala keluarga berada di dalam posisi terjepit. Mereka harus memenuhi kebutuhan keluarga, tapi mereka tidak dapat bekerja dan tidak mendapatkan upah.
Perjuangan mempertahankan tanah adat bukan semata-mata menyelematkan hutan dan lingkungan, melainkan juga menyelamatkan generasi yang akan datang—untuk tetap berdaulat, untuk tetap hidup.
Kekerasan berbasis gender adalah salah satu dampak pandemi yang paling terabaikan, dengan ketersediaan layanan yang tidak memadai.
Meski mencakup 70 juta orang, masyarakat adat di Indonesia masih belum mendapatkan perhatian serius dari pemerintah semasa pandemi.
Contact Nikodemus for
- General
- Media request
- Speaking request
- Consulting / Advising
- Research collaboration
- Research supervision
- Location: Tanjungpinang
- Article Feed
- Joined















