Alarm Ekonomi 2026: Inflasi Merangkak, Dompet Teriak
CC BY70.7 MB(download)
Tahun 2025 meninggalkan sejumlah pekerjaan rumah berat bagi perekonomian Indonesia. Mulai dari deflasi beruntun, gelombang PHK, hingga melemahnya daya beli masyarakat menjadi sinyal peringatan serius…
Ekonomi Indonesia saat ini sedang mengalami tantangan besar yang berdampak langsung pada masyarakat. Harga barang kebutuhan pokok seperti makanan, energi, dan transportasi terus naik akibat inflasi tinggi…
Direktorat Jenderal Bea Cukai (DJBC) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mengumumkan adanya rencana ekstensifikasi cukai terhadap beberapa barang yang beredar di masyarakat, termasuk tiket konser musik, yang…
Ilustrasi perumahan di Indonesia.
Muan Sibero/Shutterstock
Ada dua hal utama yang membuat mayoritas masyarakat menolak Tapera. Pertama, Tapera ini akan berdampak pada pendapatan mereka. Kedua, adanya penurunan kepercayaan publik terhadap penyelenggara negara.
Sejumlah pengunjiuk rasa dari berbagai elemen buruh membentangkan poster saat unjuk rasa di Surabaya, Jawa Timur, Kamis (13/6/2024). Menereka menyuarakan sejumlah aspirasi di antaranya menolak program Tabungan Perumahan Rakyat (Tapera).
Didik Suhartono/tom/ANTARA FOTO
Nailul Huda, Center of Economic and Law Studies (CELIOS)
Kajian mendalam seputar Tabungan Perumahan Rakyat (Tapera) menunjukkan bagaimana aturan barunya berpotensi memperlambat pertumbuhan ekonomi hingga membuat ratusan ribu orang kehilangan pekerjaan.
Masalah Tabungan Perumahan Rakyat (Tapera) menjadi sorotan setelah Pemerintah menerbitkan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 21 Tahun 2024 tentang Penyelenggaraan Tabungan Perumahan Rakyat. Kebijakan ini…