- Adjunct Research Fellow Victoria University of Wellington; Head of the Quality Assurance Institute and Senior Lecturer, Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta
Bagaimana tradisi ranking kampus menjegal impian studi pelamar beasiswa, dan apakah peringkat suatu kampus masih relevan sebagai kriteria seleksi?
Mahasiswa seharusnya merupakan klien utama perguruan tinggi. Tapi, kini kampus seringkali lebih tunduk pada tuntutan pemerintah dan industri.
Students once might have been the main clients of higher education, but today communities, industries and the government demand the ear of the university.
Jadi, ketika jarak antara guru dan murid senantiasa melebar, bagaimana kita mendorong siswa mengambil alih proses belajar mereka secara mandiri?
As the saying goes, you can lead a horse to water, but you can’t make it drink. Just because students are given the freedom to learn, it does not mean they will.
Pengalaman online learning seorang pelajar bisa sangat “kikuk” dan berbeda dengan dunia media sosial. Hanya mencontoh gaya kelas jaman dulu ke bentuk digital tidak cukup. Perlu suatu perombakan total.
A learner’s digital education experience can be very different from the seamless user-friendly world of the social internet. Replicating the old classes online isn’t good enough. A rethink is needed.
Pentingnya bahasa Inggris telah mengakibatkan globalisasi pendidikan berjalan satu arah. Padahal, berbagai sistem pendidikan lain memiliki tatanan nilai yang berbeda yang perlu dipertimbangkan.
The language gap in international education is also a wealth gap that leaves too many students with limited options.
Contact Muhammad for
- General
- Media request
- Speaking request
- Consulting / Advising
- Research collaboration
- Research supervision
- Location: Jakarta, Indonesia
- Website
- X (formerly Twitter): @muhammadzuhdi
- Article Feed
- ORCID
- Joined








