Pertanyaannya saat ini adalah benarkah akar persoalannya terletak pada kemampuan individu mengatur waktu, atau justru pada cara organisasi merancang pekerjaan?
- Mahasiswa Doktoral, Universitas Pendidikan Indonesia
Sebuah organisasi secara tidak sadar berpotensi membatasi kemampuannya sendiri belajar, mengoreksi kesalahan, dan beradaptasi dengan perubahan.
Sebagian besar emisi karbon berasal dari perusahaan dan sektor industri berbasis bahan bakar fosil (seperti minyak, gas, batu bara, dan semen), sehingga perubahan perilaku individu saja—misalnya membawa tumbler—tidak cukup menyelesaikan masalah.
Manajemen seolah tidak sadar persoalan di tempat kerja tak jarang justru bersumber dari proses dan cara kerja organisasi itu sendiri.
Ketika kebutuhan pasar dijadikan dasar kebijakan kampus, pendidikan tinggi berisiko kehilangan fungsi kritisnya karena hanya dinilai dari fungsi ekonominya.
Contact Muhammad for
- General
- Media request
- Speaking request
- Consulting / Advising
- Research collaboration
- Research supervision
- Location: Bandung, Indonesia
- Instagram: mifan.f
- Article Feed
- ORCID
-
- Joined




