Bagi karyawan, aturan baru tersebut berpotensi menimbulkan dampak buruk bagi kesejahteraan mereka dalam jangka panjang.
- Researcher, SMERU Research Institute
Gangguan ekonomi karena COVID-19 berpotensi mengurangi penyerapan tenaga kerja sampai 2,3 juta orang. Perlu upaya komprehensif untuk mengantisipasi meningkatnya angka pengganguran.
COVID-19 dapat memperburuk lapangan kerja untuk anak muda di Indonesia melalui tiga hal: memperketat syarat masuk pasar kerja, menurunkan level pendapatan, hingga memperburuk kondisi ketenagakerjaan.
COVID-19 will worsen the labour market for Indonesia’s young graduates in three ways: higher barriers of entry into the job market, long lasting lower income levels, and worsening labour conditions.
Contact Muhammad for
- General
- Media request
- Speaking request
- Consulting / Advising
- Research collaboration
- Research supervision
- Article Feed
- Joined



