- Assistant professor in Organisational Communication, Universitas Brawijaya
Tren tradwife dan feminin energy mulai diromantisasi, membuat perempuan yang berkarier dipandang terlalu ambisius.
Meskipun jumlah perempuan di dunia diplomasi terus meningkat, ideologi ibuisme negara nyatanya terus bertahan melalui berbagai praktik formal dan informal yang ada.
Our policy brief reveals that symbolic violence persists through formal and informal practices within institutions despite the growing number of women in diplomacy.
Seringkali kita sungkan untuk komplain kualitas pelayanan publik karena takut dianggap tidak sopan. Budaya ini bisa menghambat partisipasi publik.
Alih-alih menjadi pemborosan anggaran, cuti ayah bagi ASN justru akan membantu perekonomian keluarga, mendukung kesehatan ibu dan perkembangan bayi, serta menormalisasi kesetaraan peran pengasuhan.
Anak buah atau pekerja perlu menyadari jika dirinya berada di bawah kepemimpinan toksik, sehingga bisa mengimplementasikan strategi untuk tetap produktif dan menjaga kewarasan.
Banyak perempuan Indonesia ingin menempuh pendidikan tinggi, tapi hambatan struktural menghadang langkah mereka
Many Indonesian women want to pursue higher education, but structural barriers remain.
Gerakan emansipasi perempuan melalui pendidikan sudah dimulai sejak 120 tahun lalu. Telah banyak kemajuan yang dicapai, namun masih ada tantangan tersisa.
Contact Fitri for
- General
- Media request
- Speaking request
- Consulting / Advising
- Research collaboration
- Research supervision
- Location: Malang, Indonesia
- Article Feed
- ORCID
-
- Joined








