- Peneliti (researcher), Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN)
Peneliti tawarkan tiga solusi untuk pemerintah dalam menangani isu pengungsi Rohingya di Indonesia.
Penelitian menunjukkan bahwa meskipun Indonesia mengalami kemajuan dalam menyediakan akses pendidikan bagi anak-anak pengungsi, pandemi telah membuat beberapa hambatan dalam pelaksanaannya.
Research shows that despite Indonesia progress in providing education access for refugee children, the pandemic has made several barriers for the implementation.
Keseriusan diplomasi pendidikan antara Indonesia dan Malaysia diperlukan untuk memastikan keberlanjutan dan optimalisasi upaya pemenuhan akses pendidikan anak pekerja migran Indonesia.
Akses pendidikan bagi anak-anak pekerja migran Indonesia di Malaysia tampaknya belum menjadi salah satu fokus utama dalam nota kesepahaman Indonesia-Malaysia.
Contact Faudzan for
- General
- Media request
- Speaking request
- Consulting / Advising
- Research collaboration
- Research supervision
- Location: Jakarta
- Article Feed
- ORCID
- Joined




