Riset terbaru menunjukkan Raja Ampat memiliki populasi hiu berjalan terpadat di dunia untuk seluruh genus hiu ini. Masyarakat lokal terutama ibu-ibu dan perempuan muda di Pulau Arborek ikut terlibat dalam riset.
Dari teluk-teluk di Indonesia hingga laut lepas, hiu paus menempuh jalur migrasi yang berbeda menurut umur, jenis kelamin, perilaku, dan musim.
Dengan bantuan teknologi eDNA, riset menemukan keberadaan hiu epaulette berjalan yang endemik di perairan Raja Ampat.
Riset terbaru menemukan keberadaan bayi hiu paus di Teluk Saleh – penemuan langka yang memberi petunjuk lokasi kelahiran spesies ini. Penemuan ini terjadi berkat kolaborasi nelayan dan ilmuwan (sains warga).
Kasus hiu paus terdampar di Indonesia meningkat, terutama di selatan Jawa, dipengaruhi upwelling dan aktivitas manusia di pesisir.
Bentang Laut Kepala Burung, Papua menjadi habitat penting hiu paus muda. Namun, lebih dari 75% hiu paus di kawasan ini terluka.
Aktivitas tambang PT Gag Nikel di Raja Ampat mengancam keanekaragaman hayati laut, terutama hewan langka seperti pari manta.
Pari manta karang lebih sering menghabiskan waktu di luar kawasan konservasi, riset mengungkap beberapa lokasi baru habitat mereka.
Raja Ampat menjadi lokasi pertemuan manta karang dan manta oseanik. Boleh jadi ada perkawinan campuran di sini, meski kemungkinannya masih perlu dibuktikan.
While they can travel vast distances, our research revealed reef manta rays in Raja Ampat live mostly within a relatively small underwater ‘town’ – which urgently needs better protection.
Riset kami selama 5 tahun menawarkan pengetahuan terbaru tentang pola pergerakan pari manta karang di Raja Ampat. Mereka cenderung tinggal dan beraktivitas tidak jauh dari habitatnya.
Di Selat Dampier, ada peningkatan populasi selama satu dekade dari 226 ke 317 individu Sementara di Misool Timur Selatan, peningkatan populasinya lebih tinggi, dari 210 ke 511 individu.
Our new, world-first research provides strong evidence of a significant increase in reef manta rays in protected areas of Raja Ampat over a decade.
Peningkatan pengelolaan Laguna Wayag tidak hanya penting bagi kelangsungan populasi pari manta di Raja Ampat, tapi juga untuk menjaga fungsi ekonomi kawasan ini sebagai tujuan pariwisata bahari.
This research provides the most comprehensive and up-to-date description of how young reef manta rays use Wayag Lagoon in Raja Ampat as their nursery habitat.
Riset ini memberikan deskripsi paling komprehensif dan terkini seputar bagaimana anak-anak pari manta karang menggunakan Laguna Wayag di Raja Ampat sebagai habitat pembesaran mereka.
Contact Edy for
- General
- Media request
- Speaking request
- Consulting / Advising
- Research collaboration
- Research supervision
- Location: Boyolali, Indonesia
- Website
- Instagram: edysetyawan
- LinkedIn: edysetyawan
- Article Feed
- ORCID
- Joined










