Bahwa murid dan mahasiswa bisa menggunakan ChatGPT untuk melakukan kecurangan dengan lebih efisien tidak semestinya dijadikan lendasan untuk mengklaim bahwa tugas esai telah “mati”. (Shutterstock)

ChatGPT membunuh tugas esai murid dan mahasiswa? Para filsuf bilang itu omong kosong

Kita seharusnya berharap tugas esai bisa merefleksikan pemahaman, penilaian, dan rasa kepedulian – hal-hal yang melampaui ChatGPT.

Contact Dylan for

  • General
  • Media request
  • Speaking request
  • Consulting / Advising
  • Research collaboration
  • Research supervision