- Associate Lecturer in Academic Literacies, CQUniversity Australia
Bahasa asing adalah modal penting yang membuka peluang global, karier internasional, dan jejaring kosmopolitan.
Normalisasi bahasa militer dalam ruang sipil bisa menyimpan risiko besar terhadap budaya komunikasi dan cara kita memandang hubungan sosial.
Slogan dalam aksi demo bukanlah sekadar ekspresi verbal, melainkan intisari dari perasaan kolektif, identitas, dan perlawanan masyarakat.
Dalam linguistik, pergeseran makna merupakan hal yang wajar. Karena itu, pemerintah perlu berhati-hati dalam menggunakan istilah. Sebab, kesalahan istilah dapat berujung pada diskriminasi.
Bahasa terikat dengan budaya dan pandangan dunia (‘worldview’) si penutur. Sehingga, terdapat beberapa kata dalam satu bahasa yang tidak ada padanannya dalam bahasa lain.
Kebijakan EMI sedang marak diterapkan oleh banyak universitas di Indonesia. Salah satunya melalui penggunaan bahasa Inggris saja di kelas. Apakah kebijakan ini efektif untuk konteks Indonesia?
Rencana pembangunan kampus-kampus cabang universitas Australia di Indonesia membawa banyak peluang bagi tuan rumah maupun institusi asal. Namun, terdapat risiko dari segi bahasa dan konteks lokal.
Indonesia hasn’t made a strategic effort to push bahasa Indonesia in Australia. That’s in stark contrast to how French and other languages are promoted in Australia, including through cultural events.
Minat belajar bahasa Indonesia di Australia terus menurun setiap tahunnya. Menariknya, keprihatinan tersebut lebih banyak muncul dari pihak-pihak di Australia dan bukan oleh Indonesia.
Istilah atau tagar ‘#healing’ semakin populer di kalangan anak muda dan netizen Indonesia untuk menggambarkan jalan-jalan atau mengunggah foto liburan di media sosial.
Perdebatan mengenai bahasa mana yang layak jadi ‘bahasa resmi kedua’ ASEAN sebaiknya tidak membuat kita lupa bahwa Asia Tenggara mempunyai keanekaragaman bahasa dan budaya yang kaya.
Walau terdengar sopan, ada beberapa alasan mengapa kita harus berhenti meminta maaf atau merasa minder ketika berbicara bahasa Inggris dengan aksen kita sendiri.
Di Indonesia, ada ketakutan bahwa pengajaran Bahasa Inggris ala penutur asli (native speaker) dapat merusak bahasa dan budaya Indonesia. Bagaimana pengajarannya yang tepat?
Contact Billy for
- General
- Media request
- Speaking request
- Consulting / Advising
- Research collaboration
- Research supervision
- Location: Bundaberg, Queensland, Australia
- Website
- LinkedIn: dr-billy-setiawan-a03b8868
- Article Feed
- ORCID
- Joined












