Arli Aditya Parikesit

(He/Him)
Kelelawar buah merupakan salah satu jenis kelelawar pembawa virus Nipah alami. Shirley Jayne Photography / Shutterstock

Virus Nipah ditemukan di Indonesia, tapi mengapa belum ada kasus penularan pada manusia?

Virus Nipah sudah lama terdeteksi pada kelelawar di Indonesia, tetapi mengapa belum ada kasus infeksi pada manusia? Analisis ini memaparkan penyebabnya.
Pedagang hewan liar di Pasar Tomohon. Sony Herdiana / Shutterstock

Tanpa aturan yang jelas, pasar hewan Indonesia berisiko memicu pandemi berikutnya

Pasar hewan liar di Indonesia berisiko memicu pandemi baru. Sanitasi buruk dan perdagangan hewan liar berisiko tinggi zoonosis menjadi penyebabnya.
Bertil Jonsson/shutterstock.

Refleksi Nobel Kedokteran 2024: ilmu dasar penting, tapi pengembangannya di Indonesia sering terabaikan

Investasi pada pendidikan ilmu dasar sangat penting. Sebab, pengembangan ilmu dasar tidak hanya melahirkan penemuan-penemuan besar, tetapi juga mendorong kemajuan teknologi, kesehatan, dan ekonomi.
Gambaran hasil analisis mikroskop dari partikel virus Nipah (merah) dan sel Vero yang terinfeksi (biru). Gambar dari Fasilitas Penelitian Terpadu NIAID di Fort Detrick, Maryland, AS. NIAID

Wabah virus Nipah di India: sejauh mana terobosan riset vaksin dan obat untuk melawannya?

Virus ini memiliki nilai persentase tingkat kematian sekitar 75%. Artinya, jika terinfeksi, maka kemungkinannya dapat menyebabkan kematian sejumlah tiga dari empat kasus.
Vaksin dengue menjadi salah satu terobosan untuk penyelesaian DBD di berbagai negara endemik. Getty Images

Vaksin demam berdarah resmi beredar di Indonesia, bisakah kita bebas segera dari penyakit bawaan nyamuk ini?

Demam Berdarah Dengue (DBD) telah lama menjadi penyakit endemik di Indonesia. Dengan beredarnya vaksin dengue, apakah Indonesia akan dapat terbebas dari DBD dalam waktu dekat?

Contact Arli for

  • General
  • Media request
  • Speaking request
  • Consulting / Advising
  • Research collaboration
  • Research supervision