Di antara maraknya pemberitaan mengenai demonstrasi dan tuntutan kepada Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), serta aksi protes atas tewasnya Affan Kurniawan—pengemudi ojek daring (ojol) yang meninggal setelah…
Pengemudi ojek ‘online’ menunggu makanan pesanan pelanggan.
ArikEkaSatya/shutterstock
The cross-border food-sharing initiative in Southeast Asia, known as ‘SEAblings,’ illustrates how digital solidarity can rise above national boundaries
Pengemudi ojek ‘online’ menunggu makanan pesanan pelanggan.
ArikEkaSatya/shutterstock
Aksi berbagi makanan lintas negara Asia Tenggara yang dikenal dengan istilah ‘Seablings’ menjadi bukti bagaimana solidaritas digital dapat melintasi batas negara.
Aerial view of the rice field with a wind turbines on a sunny day, Tan Hai, Phan Rang, Ninh Thuan, Vietnam. Hien Phung Thu/shutterstock.
Amorisa Wiratri, Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN); Betti Rosita Sari, Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), and Lamijo, Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN)
The Indonesian government is carrying out massive budget efficiency. At almost the same time, Vietnam is also doing the same thing. What is the difference between the two?
Turbin angin di Tan Hai, Phan Rang, Ninh Thuan, Vietnam. Hien Phung Thu/shutterstock.
Amorisa Wiratri, Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN); Betti Rosita Sari, Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), and Lamijo, Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN)
Pemerintah Indonesia sedang melakukan efisiensi anggaran secara besar-besaran. Di waktu yang nyaris bersamaan, Vietnam juga melakukan hal serupa. Apa yang berbeda di antara keduanya?
Pesepak bola Timnas Indonesia Sandy Walsh (ketiga kanan) dan Calvin Verdonk (kanan) berebut bola dengan pesepak bola Timnas Australia Cameron Burgess (kedua kanan) pada laga Grup C putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta.
Hafidz Mubarak A/Antara Foto
Naturalisasi pemain diaspora di Timnas memicu debat tentang kewarganegaraan dan identitas. Artikel ini membahas peran sepak bola, aturan FIFA, dan diaspora dalam memandang isu kewarganegaraan.