Rekonstruksi habitat paus sperma di masa lalu telah dilakukan menggunakan data perburuan paus dan pemodelan sebaran spesies; menjadi yang pertama dalam riset habitat paus sperma di Indonesia.
- Peneliti Ahli Madya di Pusat Riset Sistem Biota, Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN)
Populasi global paus sperma pada masa lalu ditaksir sekitar 1,1 juta ekor sebelum puncak
perburuan paus komersial pada awal abad ke-18. Indonesia pernah menjadi salah satu lokasi perburuan tersebut.
Di Indonesia, riset terkait migrasi satwa laut masih sangat terbatas. Informasi tersebut diperlukan untuk menjadi dasar pengelolaan ruang laut yang adil, tak hanya bagi manusia, tapi juga biota laut.
Studi ini merupakan yang pertama kali dilakukan di Indonesia dan menjawab kebuntuan selama ini terkait metode prediksi koridor migrasi mamalia laut yang dapat diterima secara saintifik.



