Perbanas Institute
Perbanas Institute didirikan oleh Perhimpunan Bank-Bank Umum Nasional (Perbanas) yang pada awal mulanya didirikan untuk memenuhi kebutuhan operasional di sektor perbankan. Lembaga ini tidak dapat dipisahkan dari keberadaan Yayasan Pendidikan Perbanas (YPP) sebagai badan penyelenggara resmi pendidikan. Perbanas Institute (Institut Keuangan Perbankan dan Informatika Asia Perbanas) didirikan berdasarkan SK Mendiknas No. 209/D/O/2003 tanggal 23 Oktober 2007 sebagai gabungan dari STIE Perbanas dan Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer Perbanas.
Links
Articles
Pelapak online tidak lagi menempatkan ‘marketplace’ sebagai pusat bisnis, melainkan hanya sebagai salah satu kanal penjualan.
Levi’s dan Nike meraup untung besar meski tak menjadi sponsor resmi piala dunia. Semua kembali lagi dengan kemampuan dan strateginya masing-masing.
Kepercayaan nasabah jadi tantangan besar di 2026. Perbankan harus segera bertransformasi dan memanfaatkan AI untuk memperkuat posisinya sebagai jangkar finansial yang aman bagi seluruh masyarakat.
Berkaca dari kesuksesan Marjan hingga Promag, brand perlu memahami tiga fase Ramadan dan waktu konsumen memusatkan perhatian di bulan puasa. Semua fase memiliki perilaku dan pola konsumsi yang khas.
Rocadoh bisa memperkuat fungsi sosial mal asal bisa dimonetisasi dengan baik, berkolaborasi dengan tenan-tenan. Indikator keberhasilan mal perlu berganti dari penjualan per meter persegi, menjadi ‘engagement’ per tingkat kunjungan, lamanya kunjungan, dan kualitas pengalaman.
Momen untuk memulai resolusi tahun baru nyatanya sering membutuhkan persiapan modal yang besar.
Merek yang menggabungkan efisiensi biaya dengan storytelling, komunitas, dan pengalaman relevan bagi konsumen muda berpeluang bertahan di tengah tekanan ekonomi.
Pemerintah perlu mengawasi merger ini tetap menjaga keseimbangan pasar dan perlindungan bagi konsumen dan mitranya.
Apakah Indonesia siap melangkah sebagai produsen yang berdaya saing, atau justru masih mencari bentuk di antara ambisi dan realita?
Apakah Indonesia siap menjadi produsen yang berdaya saing, atau sekadar konsumen dari tren industri global?
Ritel bukan sekadar soal jual beli, melainkan tentang membangun relasi, menghadirkan pengalaman, dan menjawab kebutuhan dengan waktu dan cara yang tepat
Sebelum kontroversi konten AI yang meniru gaya kartun/animasi Ghibli ramai, Coca-Cola sempet mendapat cemooh masyarakat karena membuat konten iklan genaratif AI.











